Sampah Jadi Berkah, Warga Bantul Raup Rp98 Juta per Bulan Lewat TPS 3R GO-SARI

TPS 3R GO-SARI di Bantul mengubah sampah menjadi cuan, dengan pendapatan Rp98 juta per bulan. Dukungan PLTS dari Pertamina memangkas biaya listrik 60%, membuka lapangan kerja bagi 27 warga, dan melayani 1.500 rumah tangga.

Aug 16, 2026 - 02:23
Aug 16, 2026 - 02:23
 0
Sampah Jadi Berkah, Warga Bantul Raup Rp98 Juta per Bulan Lewat TPS 3R GO-SARI
Sampah Jadi Berkah, Warga Bantul Raup Rp98 Juta per Bulan Lewat TPS 3R GO-SARI

Pengelolaan sampah di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, membuktikan bahwa limbah bisa menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan. Melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) GO-SARI di Guwosari, Kecamatan Pajangan, warga setempat berhasil menggerakkan ekonomi sirkular yang menghasilkan omzet hingga Rp98 juta per bulan.

Keberhasilan ini tidak lepas dari pendampingan PT Pertamina (Persero) yang sejak 2022 hadir melalui Program Desa Energi Berdikari (DEB). Pada Rabu (12/8), Pertamina menyerahkan secara simbolis dukungan berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 6,6 kWp dengan baterai 10 kWh, serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja TPS 3R GO-SARI.

Energi surya yang dihasilkan dimanfaatkan untuk mengoperasikan berbagai peralatan pengolahan sampah. Hendry, Local Hero Program DEB GO-SARI Rehabcycle sekaligus pengelola TPS 3R, mengungkapkan bahwa PLTS mampu menekan biaya listrik operasional hingga sekitar 60 persen. Sebelumnya, biaya listrik mencapai Rp3,5 juta hingga Rp4 juta per bulan, kini turun menjadi Rp1,5 juta hingga Rp2 juta.

"Dengan dibantu PLTS, kebutuhan listrik kami bisa dihemat sampai sekitar 60 persen. Teman-teman juga tetap bisa bekerja ketika terjadi pemadaman listrik," ujar Hendry. Manfaat ekonomi pun dirasakan langsung oleh para pekerja. Ardian Sajidanto, yang telah bekerja hampir 2,5 tahun di TPS 3R GO-SARI, mengaku pekerjaan ini menjadi salah satu sumber penghasilan bagi keluarganya. "Dari segi pendapatan, alhamdulillah bisa membantu ekonomi saya dan keluarga. Bisa untuk membeli susu anak juga," katanya.

TPS 3R GO-SARI mengelola sekitar 3 hingga 3,5 ton sampah rumah tangga setiap hari. Sampah dikumpulkan, dipilah, dan dimanfaatkan kembali menjadi kompos, pakan ternak, material daur ulang, hingga berbagai produk bernilai ekonomi. Pendekatan yang digunakan sederhana dan dekat dengan keseharian warga, yaitu mengelompokkan sampah menjadi "bosok, rosok, popok, dan bodongkok" agar mudah dipilah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Taufik Kurniawan, menegaskan bahwa dukungan ini diarahkan agar pengelolaan sampah tidak berhenti pada penyelesaian masalah lingkungan, tetapi berkembang menjadi kegiatan produktif yang dikelola masyarakat secara mandiri. "Kita tentunya tidak ingin setelah Pertamina pergi, program yang sudah sangat bagus ini berlalu begitu saja. Sehingga kami tidak hanya memberikan program CSR, tetapi juga memandirikan mereka," ujarnya.

Kini, TPS 3R GO-SARI melayani sekitar 1.500 rumah tangga dan membuka lapangan kerja bagi 27 warga setempat. Kegiatan pengolahan sampah juga melibatkan kelompok lansia serta warga binaan Rutan Kelas IIB Bantul dalam pembuatan eco furniture dari plastik. Layanan GO-SARI semakin diperkuat dengan aplikasi Gosari Lestari yang memudahkan pembayaran layanan persampahan, tabungan sampah anorganik, hingga pemasaran produk hasil pengolahan.

Dari persoalan sampah yang sempat menjadi beban, masyarakat Guwosari kini menikmati manfaat berlapis: sampah berkurang, lapangan kerja terbuka, dan pendapatan meningkat. Dengan dukungan energi bersih, kegiatan pengolahan semakin efisien. "Harapannya mereka bisa mandiri, bisa berdikari, dan tanpa pembimbingan kita mereka juga bisa melanjutkan dan meningkatkan lagi pendapatan yang dihasilkan," pungkas Taufik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0