Sam Altman Sebut Dampak Buruk AI Harus Ditoleransi demi Manfaat Besarnya, Picu Kritik

CEO OpenAI Sam Altman menegaskan dunia harus menerima dampak buruk AI seperti peretasan dan penipuan demi mendapatkan manfaat teknologinya. Pernyataannya di podcast Decoded itu memicu kritik, termasuk dari Gubernur Florida Ron DeSantis dan profesor Gary Marcus, di tengah meningkatnya sorotan terhadap keselamatan AI.

Oct 07, 2026 - 04:02
Updated: 2 days ago
0 0
Sam Altman Sebut Dampak Buruk AI Harus Ditoleransi demi Manfaat Besarnya, Picu Kritik
Sam Altman Sebut Dampak Buruk AI Harus Ditoleransi demi Manfaat Besarnya, Picu Kritik

CEO OpenAI Sam Altman menilai masyarakat global perlu menerima risiko munculnya dampak negatif dari kecerdasan buatan (AI) agar bisa menikmati manfaat besar teknologi tersebut. Pandangan itu ia sampaikan dalam wawancara di podcast Decoded, ketika membahas perbedaan pendekatan keselamatan antara OpenAI dan pesaingnya, Anthropic.

Menurut Altman, salah satu pembeda utama antara OpenAI dan pihak yang menerapkan standar keselamatan AI lebih ketat adalah keyakinan bahwa dunia harus menerima sejumlah dampak negatif demi memperoleh manfaat teknologi ini. Ia juga menekankan pentingnya memberi kebebasan kepada masyarakat untuk menggunakan AI secara luas.

Altman secara terbuka menyebut peretasan, penipuan, dan berbagai dampak buruk lain yang ditimbulkan AI sebagai hal yang harus ditoleransi. Ia beralasan teknologi akal imitasi ini mampu memberikan manfaat jauh lebih besar bagi manusia dibandingkan risiko yang muncul.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan regulasi yang lebih fleksibel menuntut penerimaan masyarakat luas terhadap kenyataan bahwa sebagian dampak buruk AI akan tetap terjadi selama dunia membangun ketahanan menghadapi laju perkembangannya. Altman menegaskan tidak akan memilih opsi yang menjamin tidak ada peretasan besar, penyalahgunaan teknologi, atau penipuan, karena ia yakin masyarakat akan menghasilkan hal positif yang jauh lebih banyak.

Pernyataan Altman langsung menuai kritik dari berbagai pihak. Gubernur Florida Ron DeSantis menolak jika segelintir penguasa teknologi menentukan kebijakan keselamatan bagi masyarakat luas. Pemerintah negara bagian Florida bahkan meminta hakim melarang OpenAI mengembangkan model AI baru tanpa batasan keselamatan yang disetujui pihak ketiga.

Gary Marcus, profesor emeritus di New York University, menilai Altman secara tidak langsung menyampaikan pesan agar masyarakat pasrah menerima para pengusaha teknologi yang semakin kaya dan berkuasa. Kritik ini menambah tekanan terhadap OpenAI di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap isu keselamatan AI.

Isu keselamatan penggunaan AI semakin disorot setelah kesaksian mantan ilmuwan Anthropic dan OpenAI, Jacob Coxon, yang menyebut teknologi ini bakal memusnahkan umat manusia. Pernyataan Coxon memicu sejumlah pihak yang mengembangkan AI ikut bersuara, termasuk sejumlah karyawan dan mantan karyawan perusahaan AI besar yang menyampaikan kekhawatiran serupa.

Altman bersama CEO Anthropic Dario Amodei sempat menyerukan agar laju pengembangan AI direm untuk sementara. Namun usulan itu ditolak Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang bahkan menyebut pernyataan para pakar mengenai AI bakal memusnahkan umat manusia dan menghancurkan dunia sebagai hoaks.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User