Pertemuan 7 Jam dengan Pemimpin Tertinggi, Presiden Iran Bahas Soal Ini
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menggelar pertemuan selama tujuh jam dengan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei. Dalam pertemuan tersebut, Pezeshkian mengaku membahas berbagai masalah negara, mulai dari ekonomi, sanksi, hingga pentingnya persatuan. Ini merupakan penampilan publik pertama Mojtaba setelah dilantik menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan AS-Israel.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menggelar pertemuan panjang dengan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei selama tujuh jam. Dalam pertemuan tersebut, Pezeshkian mengungkapkan bahwa Khamenei menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kekompakan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi negara.
Pezeshkian menyatakan bahwa diskusi tersebut mencakup berbagai persoalan mendasar, seperti mata pencaharian masyarakat, kondisi pasar, lapangan kerja, perumahan, serta dampak sanksi internasional. Ia juga menegaskan komitmen untuk tetap teguh menghadapi tekanan eksternal dan memperkuat dukungan rakyat.
Pernyataan ini disampaikan Pezeshkian setelah kantor berita pemerintah Iran, IRNA, merilis video yang memperlihatkan dirinya berbincang dengan Mojtaba. Momen ini menjadi sorotan karena merupakan penampilan publik pertama Mojtaba sejak dilantik sebagai pemimpin tertinggi, menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu.
Sejak menjabat, Mojtaba belum pernah berpidato langsung di hadapan publik. Selama ini, ia hanya menyampaikan pernyataan secara tertulis atau dibacakan oleh presenter media pemerintah. Bahkan, pada pemakaman ayahnya, Mojtaba dilaporkan tidak hadir, yang dinilai sejumlah pihak sebagai langkah untuk menjaga keselamatannya dari potensi upaya pembunuhan oleh Israel.
Sebelumnya, sempat beredar laporan bahwa Mojtaba terluka parah dalam serangan AS-Israel, sehingga kecil kemungkinan muncul ke publik. Namun, klaim tersebut dibantah oleh pejabat Iran yang memastikan kondisi anak Khamenei itu baik dan sehat.
Pertemuan selama tujuh jam ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemerintahan baru Iran berupaya memperkuat koordinasi internal di tengah situasi politik dan keamanan yang masih memanas. Publik pun menantikan langkah konkret selanjutnya dari kepemimpinan baru Iran.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)