Nafeeza Cedera Jelang Final, Timo Scheunemann Siapkan Skenario Cadangan untuk Garuda Pertiwi

Pelatih Timo Scheunemann menghadapi situasi sulit jelang final Srikandi Merdeka Cup 2026 melawan Thailand setelah gelandang Nafeeza Ayasha Nori cedera saat pemanasan. Meski berharap Nafeeza pulih, Timo telah menyiapkan opsi rotasi pemain seperti yang diterapkan saat melawan Yordania, sementara Fadilla juga sempat cedera.

Sep 26, 2026 - 10:14
Sep 26, 2026 - 10:14
 0
Nafeeza Cedera Jelang Final, Timo Scheunemann Siapkan Skenario Cadangan untuk Garuda Pertiwi
Nafeeza Cedera Jelang Final, Timo Scheunemann Siapkan Skenario Cadangan untuk Garuda Pertiwi

Pelatih Timo Scheunemann menghadapi tantangan berat dalam mempersiapkan Garuda Pertiwi untuk laga final Srikandi Merdeka Cup 2026 melawan Thailand. Pertandingan puncak tersebut dijadwalkan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Minggu (23/8).

Situasi sulit muncul setelah gelandang Nafeeza Ayasha Nori mengalami cedera saat pemanasan menjelang kick-off semifinal melawan Yordania, Jumat (21/8). Cedera itu membuat Nafeeza harus menepi dan memaksa tim pelatih mengatur ulang komposisi pemain.

Dalam konferensi pers jelang final, Timo menyampaikan bahwa kondisi Nafeeza sudah menunjukkan perkembangan positif. Meski demikian, ia menegaskan pemainnya masih memerlukan penanganan lebih lanjut sebelum dipastikan bisa tampil.

"Jadi kondisinya Nafee sudah membaik. Kemarin bisa panik karena kejadiannya langsung, enggak ada waktu untuk di-fisioterapi. (Saat) ini saya harap ada empat kali sesi fisioterapi, sehingga dia bisa main," ujar Timo, Sabtu (22/8).

Kendati berharap Nafeeza dapat bermain, pelatih berdarah Jerman itu mengaku telah menyiapkan opsi tanpa Nafeeza saat melawan Thailand. Ia mencontohkan skenario rotasi yang diterapkan pada laga sebelumnya.

"Tapi kalau misalnya (Nafeeza) enggak bisa, ya konsekuensinya seperti kemarin, diputar-putar gitu. Kesya (Arabela) main tiga posisi. Anya (Gabreilla) sampai empat posisi bermain. Jadi perputarannya harus ada sesuai siapa yang lebih pas di hari itu," kata Timo.

Menurut Timo, para pemain muda masih perlu mengembangkan kemampuan bermain di berbagai posisi. Ia menilai pemain muda cenderung lebih nyaman bertahan di satu posisi sehingga tim pelatih harus bekerja lebih keras menyusun taktik yang fleksibel.

"Karena ini pemain muda kan, jadi dia lebih nyaman di satu posisi. Kalau dipindah ke posisi lain kadang-kadang, 'Oh enggak bisa', ya sudah kita coba yang lain gitu. Harus lebih fleksibel," tutur Timo.

Selain Nafeeza, penyerang andalan Garuda Pertiwi, Fadilla, juga sempat mengalami cedera menjelang akhir pertandingan melawan Yordania. Fadilla yang mencetak satu gol ke gawang Yordania bahkan harus ditandu keluar lapangan.

Di sisi lain, gelandang Garuda Pertiwi, Ayla Dva Khala Ahisma, berharap timnya dapat menjaga konsistensi saat menghadapi Thailand. Ia menegaskan semangat juang tetap tinggi meski kondisi fisik lelah.

"Ayla senang banget karena bisa masuk final. Ayla berharap bisa tampil maksimal. Terus walaupun capek, kita enggak boleh sampai kendor," ucap Ayla.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0