Kisah Xavi Gantikan Koeman Terulang di Timnas Belanda, Bisakah Akhiri Puasa Gelar?

Xavi Hernandez resmi menjadi pelatih Timnas Belanda menggantikan Ronald Koeman, mengulang pola saat ia sukses membawa Barcelona juara. Publik Belanda berharap Xavi mampu mengakhiri puasa gelar sejak Euro 1988, dengan target terdekat UEFA Nations League dan Euro 2028.

Aug 22, 2026 - 07:17
Updated: 2 months ago
0 0
Kisah Xavi Gantikan Koeman Terulang di Timnas Belanda, Bisakah Akhiri Puasa Gelar?
Kisah Xavi Gantikan Koeman Terulang di Timnas Belanda, Bisakah Akhiri Puasa Gelar?

Jakarta, CNN Indonesia -- Xavi Hernandez resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Belanda, menggantikan Ronald Koeman. Penunjukan ini langsung memicu optimisme karena mengulang pola yang sama ketika Xavi mengambil alih kursi pelatih Barcelona dari Koeman pada 2021, yang berujung pada kesuksesan besar.

Kala itu, Xavi berhasil membawa Barcelona kembali berjaya dengan merebut gelar La Liga musim 2022/2023 dan Piala Super Spanyol pada awal musim berikutnya. Kini, publik Belanda berharap kisah serupa terulang di Tim Oranye, yang selama ini dikenal dengan sepak bola menyerang namun kerap gagal di momen penting.

Koeman sendiri gagal membawa Belanda meraih gelar di Piala Dunia, dengan langkah tim terhenti di babak 32 besar setelah kalah adu penalti dari Maroko. Kekalahan itu menjadi salah satu faktor yang mempercepat pergantian pelatih, dan kini Xavi dipercaya untuk membawa perubahan.

Sejarah mencatat, Belanda hanya memiliki satu trofi bergengsi, yaitu juara Euro 1988. Selain itu, mereka tercatat tiga kali menjadi runner-up Piala Dunia dan satu kali runner-up UEFA Nations League. Catatan tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi Xavi untuk mengakhiri puasa gelar yang sudah berlangsung puluhan tahun.

Dalam waktu dekat, Xavi akan menghadapi UEFA Nations League, ajang yang kerap dianggap kelas dua namun tetap menawarkan trofi. Setelah itu, ada Euro 2028 yang menjadi target utama dengan prestise jauh lebih tinggi. Dengan materi pemain yang dimiliki Belanda, peluang untuk bersaing di level elite sangat terbuka.

Kehadiran Xavi diharapkan mampu mengeluarkan potensi maksimal para pemain Belanda. Gaya bermain menyerang yang menjadi ciri khasnya diyakini cocok dengan filosofi sepak bola Belanda yang selalu mengedepankan total football.

Optimisme suporter pun meningkat, meski tantangan berat sudah menanti. Publik Belanda tentu berharap pola sukses Xavi di Barcelona bisa terulang, dan Trofi juara akhirnya kembali ke genggaman Tim Oranye.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User