Kenali Delapan Tanda HP Disusupi Spyware, dari Baterai Boros hingga Panas Berlebih

Spyware bekerja diam-diam di ponsel untuk memantau aktivitas dan mencuri data sensitif. Kaspersky mengidentifikasi sejumlah tanda peringatan seperti kinerja melambat, baterai dan kuota cepat habis, muncul aplikasi tak dikenal, hingga perangkat terus panas. Penanganannya bisa dilakukan lewat mode aman, pemeriksaan folder unduhan, pencabutan izin administrator, pemindaian antivirus, sampai reset pabrik sebagai langkah terakhir.

Oct 05, 2026 - 16:02
Updated: 13 hours ago
0 0
Kenali Delapan Tanda HP Disusupi Spyware, dari Baterai Boros hingga Panas Berlebih
Kenali Delapan Tanda HP Disusupi Spyware, dari Baterai Boros hingga Panas Berlebih

Spyware menjadi salah satu ancaman serius bagi pengguna ponsel karena kemampuannya memantau aktivitas hingga mencuri informasi dan data sensitif tanpa disadari pemilik perangkat. Program jahat ini dirancang bersembunyi sehingga keberadaannya sulit dideteksi. Meski begitu, ada sejumlah perubahan pada ponsel yang bisa menjadi tanda peringatan dini.

Menurut penjelasan Kaspersky, spyware dapat masuk ke perangkat melalui aplikasi berbahaya maupun tautan dan berkas dalam pesan phishing. Selain itu, seseorang yang memiliki akses langsung ke perangkat juga bisa memasang aplikasi pengintai atau stalkerware tanpa sepengetahuan pemilik HP.

Tanda pertama yang perlu diwaspadai adalah kinerja ponsel yang melambat. Perangkat terasa lelet meski tidak menjalankan aplikasi berat, aplikasi sering macet, butuh waktu lebih lama dibuka, atau sistem operasi tampak bermasalah. Selain itu, baterai dan kuota internet bisa lebih cepat habis karena spyware bekerja di latar belakang untuk mengirimkan informasi yang dikumpulkan.

Pengguna juga perlu memeriksa aplikasi atau perubahan pengaturan yang tidak dikenali. Termasuk aplikasi yang seingat Anda tidak pernah diinstal, aplikasi tersembunyi, hingga tampilan beranda baru yang muncul tanpa tindakan pengguna. Perangkat yang terus-menerus panas, kemunculan iklan dan pop-up secara tidak wajar, serta kesulitan mengakses layanan yang dilindungi kata sandi juga patut dicurigai.

Kaspersky menyebut sebagian spyware menggunakan peramban palsu saat pengguna mencoba masuk ke situs tertentu, lalu mengambil informasi login dan mengirimkannya ke pihak lain. Tanda lain adalah aplikasi antimalware yang mendadak tidak berfungsi, serta perilaku janggal seperti ponsel mati, menyala, atau restart secara acak. Suara statis saat menelepon juga dicantumkan sebagai hal yang perlu diperhatikan, meski gangguan serupa bisa terjadi akibat sinyal lemah sehingga tidak cukup untuk memastikan penyadapan.

Untuk mengatasi infeksi spyware pada perangkat Android, langkah pertama adalah memeriksa aplikasi melalui mode aman. Mode ini mencegah aplikasi pihak ketiga berjalan sehingga pengguna dapat menilai apakah perilaku janggal berkaitan dengan aplikasi terpasang. Setelah masuk mode aman, buka Pengaturan lalu Aplikasi, gunakan opsi Tampilkan aplikasi sistem bila tersedia, dan periksa aplikasi mencurigakan sebelum menghapusnya.

Langkah berikutnya adalah memeriksa folder unduhan melalui aplikasi Files atau My Files. Cari berkas atau pemasang aplikasi yang tidak dikenali, telusuri namanya bila ragu, lalu hapus berkas berbahaya dan copot aplikasi terkait. Sebagian aplikasi juga memiliki izin administrator perangkat yang membuatnya sulit dihapus, sehingga izin tersebut perlu dinonaktifkan lebih dulu melalui Pengaturan, Keamanan, Lanjutan, lalu Administrator Perangkat.

Setelah itu, jalankan pemindaian menggunakan antivirus yang sah dan kompatibel dengan perangkat, lalu ikuti petunjuk penghapusan jika ancaman terdeteksi. Jika berbagai langkah tersebut belum berhasil, reset pabrik dapat menjadi pilihan terakhir. Proses ini menghapus data di perangkat sehingga pengguna perlu menyiapkan cadangan terlebih dahulu, dan sebaiknya memilih cadangan yang dibuat sebelum masalah spyware muncul.

Usai spyware dihapus, Kaspersky menyarankan pengguna membersihkan cache peramban, mengganti kata sandi seluruh akun penting, serta mengaktifkan autentikasi dua faktor pada layanan yang mendukungnya. Perlu dicatat, nama menu dan cara mengaksesnya bisa berbeda tergantung model HP dan versi Android yang digunakan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User