BMKG Ungkap 53 Zona Musim di Indonesia Sudah Masuk Musim Hujan Oktober 2026
BMKG melaporkan sebanyak 53 zona musim atau 7,6 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan pada dasarian I Oktober 2026. Sementara 533 ZOM masih mengalami musim kemarau. Wilayah yang sudah masuk musim hujan mencakup sebagian besar Aceh, Sumatra Utara, Jambi, dan Sumatra Selatan. BMKG juga mencatat El Nino intensitas sangat kuat.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa sejumlah wilayah di Indonesia telah resmi memasuki musim hujan pada Oktober 2026. Berdasarkan analisis Perkembangan Musim Dasarian I Oktober 2026, dari total 699 zona musim (ZOM) di Tanah Air, sebanyak 53 ZOM atau setara 7,6 persen wilayah sudah masuk musim hujan.
"Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 7,6 persen wilayah Indonesia (53 ZOM) masuk musim hujan," tulis BMKG melalui akun Instagram resminya, Selasa (13/10).
Sementara itu, sebagian besar wilayah Indonesia masih berada di musim kemarau. BMKG mencatat 533 ZOM atau 76,25 persen wilayah masih mengalami musim kemarau, sedangkan 133 ZOM atau 16,2 persen wilayah lainnya memiliki tipe 1 musim.
Adapun wilayah yang sudah memasuki musim hujan pada Oktober 2026 meliputi sebagian besar Aceh, sebagian besar Sumatra Utara, sebagian kecil Riau, Jambi, dan Sumatra Selatan.
BMKG juga memaparkan data curah hujan pada dasarian I Oktober yang bervariasi, dengan kriteria tinggi 1,73 persen, menengah 14,42 persen, dan rendah 83,85 persen. Sifat hujan pada periode yang sama juga beragam, yakni atas normal 7,09 persen, normal 5,19 persen, dan bawah normal 87,72 persen.
Dari hasil monitoring, indeks IOD dasarian tercatat sebesar +0.0703. Nilai SST di region Nino3.4 secara dasarian mencapai +3.33, yang mengindikasikan El Nino dengan intensitas sangat kuat.
Di sisi lain, BMKG merinci wilayah yang masih mengalami musim kemarau. Untuk Pulau Sumatra, wilayah tersebut mencakup Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, sebagian besar Riau, sebagian besar Bengkulu, sebagian besar Sumatra Barat, dan sebagian kecil Aceh.
Di Pulau Jawa, musim kemarau masih melanda Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan sebagian besar Jawa Barat. Sementara Bali juga masih mengalami musim kemarau.
Untuk Nusa Tenggara, baik Nusa Tenggara Barat maupun Nusa Tenggara Timur masih berada di musim kemarau. Demikian pula di Pulau Kalimantan, meliputi Kalimantan Selatan, Pulau Nunukan dan Sebatik (Kalimantan Utara), sebagian besar Kalimantan Timur, sebagian besar Kalimantan Tengah, serta sebagian besar Kalimantan Barat bagian selatan.
Wilayah Sulawesi yang masih musim kemarau antara lain Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, sebagian besar Sulawesi Tengah, sebagian besar Sulawesi Barat, dan sebagian besar Sulawesi Selatan. Sementara di Maluku dan Maluku Utara, musim kemarau masih terjadi di Maluku Utara dan sebagian besar Maluku. Di Pulau Papua, musim kemarau melanda sebagian besar Papua Barat, Papua bagian tengah, dan Papua bagian selatan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)