AS Tambah Kekuatan di Timur Tengah, Kapal Induk Theodore Roosevelt Dikerahkan Saat Perang Iran Masih Berkobar

Amerika Serikat mengerahkan kapal induk USS Theodore Roosevelt beserta kapal pengawal dan Carrier Air Wing 11 ke Timur Tengah untuk menggantikan USS George Washington. Penempatan berlangsung lebih dari tujuh bulan di tengah perang melawan Iran yang masih berlangsung sejak Februari, sementara Angkatan Laut AS menghadapi tekanan operasional dan kekhawatiran kesehatan mental pelaut.

Sep 30, 2026 - 16:02
Sep 30, 2026 - 16:02
 0
AS Tambah Kekuatan di Timur Tengah, Kapal Induk Theodore Roosevelt Dikerahkan Saat Perang Iran Masih Berkobar
AS Tambah Kekuatan di Timur Tengah, Kapal Induk Theodore Roosevelt Dikerahkan Saat Perang Iran Masih Berkobar

Amerika Serikat kembali memperkuat kehadiran militernya di Timur Tengah dengan mengerahkan kapal induk USS Theodore Roosevelt. Kapal induk yang membawa sekitar 5.000 personel itu dipersiapkan untuk operasi penempatan di kawasan tersebut, sebagaimana dilaporkan US Naval Institute dan dikutip Al Jazeera.

Langkah ini diambil ketika AS masih terlibat dalam perang melawan Iran yang berlangsung sejak Februari lalu. USS Theodore Roosevelt, kapal-kapal pengawalnya, serta Carrier Air Wing 11 yang berada di dalamnya dijadwalkan menggantikan USS George Washington yang sebelumnya berbasis di Jepang.

Kepala Operasi Angkatan Laut AS Laksamana Daryl Caudle dan Master Chief Petty Officer of the Navy John Perryman menyampaikan hal itu kepada wartawan di Washington pada Rabu (26/8). Menurut Perryman, para personel sudah mengetahui bahwa mereka akan bertugas di sana lebih dari tujuh bulan, dan komandan mereka memberi waktu delapan bulan untuk persiapan.

USS George Washington sendiri dilaporkan memasuki wilayah operasi Armada ke-5 Angkatan Laut AS di Timur Tengah pada pekan lalu. Kehadirannya menggantikan USS Abraham Lincoln yang sebelumnya menjalani penempatan panjang di kawasan tersebut.

Penempatan USS Abraham Lincoln menjadi sorotan karena kapal itu berada di laut selama lebih dari 250 hari tanpa singgah di pelabuhan. Kondisi itu memunculkan kekhawatiran mengenai kesehatan mental para pelaut, termasuk laporan tentang setidaknya satu orang yang jatuh atau terlempar ke laut, serta laporan mengenai menipisnya persediaan di kapal perang berbobot 100.000 ton tersebut.

Menurut sejumlah laporan media, USS Abraham Lincoln diperkirakan akan melakukan persinggahan di pelabuhan Thailand dalam beberapa hari mendatang. Selain USS Theodore Roosevelt, kapal induk USS George H.W. Bush juga masih beroperasi di kawasan Timur Tengah.

Caudle mengakui adanya tekanan yang ditimbulkan perang Iran terhadap armada AS. Ia menyatakan Angkatan Laut akan berupaya memberikan kepastian lebih besar mengenai durasi penempatan, tetapi tuntutan dalam situasi perang dapat membuat hal itu sulit dilakukan.

"Saya lebih memilih penempatan selama tujuh bulan. Biasanya saya bukan orang yang menyukai perpanjangan masa penempatan dan saya menentangnya dengan keras. Tetapi tidak ada jaminan dalam situasi perang," kata Caudle seperti dikutip USNI.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0