Akses Warga Kembali Terhubung, Polda Sumbar Rampungkan 12 Jembatan Pascabencana
Polda Sumbar bersama Polres Padang Pariaman merampungkan pembangunan 12 jembatan pascabencana, termasuk Jembatan Merah Putih di Batang Anai yang menjadi akses vital warga. Jembatan sepanjang 60 meter ini kembali menghubungkan dua nagari setelah rusak akibat luapan Sungai Batang Anai. Kapolda Sumbar memastikan seluruh jembatan selesai 100 persen dan dapat digunakan masyarakat.
Kebahagiaan kembali menyelimuti warga Korong Parak Pisang, Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Pasalnya, akses utama yang sempat lumpuh akibat bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 kini telah kembali berfungsi dengan hadirnya Jembatan Merah Putih.
Jembatan sepanjang 60 meter dengan lebar 1,3 meter ini merupakan hasil kolaborasi antara Brimob Polda Sumatera Barat dan Polres Padang Pariaman. Kehadirannya menjadi penghubung vital bagi mobilitas warga antara Nagari Sungai Buluh Barat dan Sungai Buluh Timur, baik untuk pejalan kaki maupun pengendara roda dua.
Sebelumnya, jembatan lama rusak berat akibat terendam luapan Sungai Batang Anai setinggi dua meter. Kondisi ini memaksa ratusan pelajar dan warga untuk menempuh jalur alternatif yang jauh lebih panjang, memakan waktu dan biaya lebih besar.
Rudi, seorang warga setempat, mengungkapkan betapa pentingnya jembatan ini bagi aktivitas sehari-hari. "Jembatan ini satu-satunya akses terdekat menuju jalan raya. Saat putus kemarin, warga sangat kesulitan. Sekarang jembatan sudah bisa dipakai lagi, sekolah dan membawa hasil pertanian jadi jauh lebih mudah," ujarnya, Kamis (13/8).
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, menyampaikan bahwa Jembatan Merah Putih di Batang Anai merupakan jembatan ke-12 yang dibangun Polri di Sumatera Barat pascabencana. "Selama bencana melanda, kami telah membangun 10 jembatan darurat dan dua jembatan bailey. Semuanya sudah selesai 100 persen dan dapat digunakan masyarakat. Ini bentuk komitmen kami untuk hadir memulihkan akses-akses vital warga," tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Padang Pariaman, AKBP Riyana Purwasari, menambahkan bahwa jajarannya tidak hanya fokus pada tugas pokok kepolisian, tetapi juga terus menjembatani berbagai kebutuhan sosial masyarakat melalui koordinasi lintas sektoral.
Selain pembangunan infrastruktur jembatan, kepolisian juga tengah mengawasi persiapan proyek sosial lain, seperti pembangunan fasilitas pendidikan yang bekerja sama dengan yayasan filantropi di Kecamatan Batang Anai, guna mewujudkan sosok Polri yang Presisi dan Humanis.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0