Yordania Klaim Sukses Hadang 8 Rudal Iran, Serangan Balasan ke Pangkalan AS di Dua Lokasi

Militer Yordania mengklaim berhasil mencegat delapan rudal Iran yang memasuki wilayah udaranya pada Senin (31/8). Klaim ini muncul setelah Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan serangan ke dua pangkalan militer AS di Yordania, yakni King Hussein dan Al Azraq, sebagai balasan atas serangan AS ke Pulau Larak di Selat Hormuz.

Oct 04, 2026 - 16:02
Updated: 14 hours ago
0 0
Yordania Klaim Sukses Hadang 8 Rudal Iran, Serangan Balasan ke Pangkalan AS di Dua Lokasi
Yordania Klaim Sukses Hadang 8 Rudal Iran, Serangan Balasan ke Pangkalan AS di Dua Lokasi

Militer Yordania menyatakan berhasil menggagalkan delapan rudal Iran yang memasuki wilayah udara kerajaan tersebut pada Senin (31/8). Pernyataan itu disampaikan tidak lama setelah Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah meluncurkan serangan ke target-target militer Amerika Serikat di Yordania.

"Sistem pertahanan udara mencegat delapan rudal yang memasuki wilayah udara Kerajaan pada dini hari ini, Senin," ujar juru bicara militer Yordania dalam pernyataannya, seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Sebelumnya, IRGC mengumumkan telah menggempur dua pangkalan militer AS di Yordania pada hari yang sama. Dua lokasi yang menjadi sasaran adalah Pangkalan King Hussein dan Al Azraq, yang dihantam menggunakan rudal balistik.

Menurut keterangan IRGC yang dikutip Al Jazeera, serangan tersebut menghancurkan infrastruktur teknis dan perbaikan, serta lokasi penempatan pesawat tempur. IRGC menegaskan bahwa agresi dan kejahatan tidak akan menyelesaikan keputusasaan musuh dalam upaya melemahkan kendali Iran atas Selat Hormuz.

"Setiap serangan juga akan menerima balasan yang lebih menghancurkan," lanjut pernyataan IRGC.

Serangan Iran ini disebut sebagai balasan atas aksi militer AS terhadap Pulau Larak di Selat Hormuz. Juru bicara Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa pasukan AS menyerang dua peluncur rudal milik Iran di pulau kecil tersebut.

Aksi terbaru ini menandai kembalinya serangan AS terhadap Iran setelah jeda selama sebulan. Yordania, yang merupakan sekutu Washington, berada dalam posisi terdampak langsung dari eskalasi konflik antara kedua negara.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai dampak atau korban dari insiden tersebut. Situasi di kawasan Selat Hormuz dan sekitarnya masih menjadi perhatian internasional menyusul meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User