UEFA Gerilya Cari Penantang Infantino, Dua Tokoh Perempuan Masuk Radar Kursi Presiden FIFA
UEFA tengah menjajaki dua tokoh perempuan, Michele Kang dan Lise Klaveness, sebagai calon penantang Gianni Infantino di kursi Presiden FIFA. Langkah ini disebut bagian dari upaya menghadirkan kepemimpinan baru. Pemilihan dijadwalkan pada Kongres FIFA ke-77 di Rabat, Maroko, Maret mendatang, dengan batas pendaftaran 18 November.
Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dikabarkan tengah menyiapkan langkah perlawanan terhadap kepemimpinan Gianni Infantino di kursi Presiden FIFA. Upaya itu dilakukan dengan menjajaki dua tokoh perempuan yang dinilai memiliki profil kuat untuk maju sebagai calon presiden.
Dua nama yang masuk dalam radar UEFA adalah pemilik klub asal Amerika Serikat, Michele Kang, dan Presiden Federasi Sepak Bola Norwegia, Lise Klaveness. Keduanya disebut sebagai figur yang mampu menghadirkan kepemimpinan baru di federasi sepak bola dunia tersebut.
Laporan media Prancis, Lequipe, yang dikutip One Football menyebut UEFA secara aktif menjajaki kedua figur itu demi melengserkan petahana. Pihak Eropa bertekad menemukan kandidat ideal yang bisa membawa perubahan di pimpinan FIFA.
Gagasan mendorong kandidat kuat ini turut dikonfirmasi media olahraga terkemuka, 433. Unggahan mereka menyoroti munculnya nama Kang dan Klaveness dalam radar perburuan calon penantang Infantino.
Michele Kang sendiri mencuri perhatian publik olahraga internasional berkat kesuksesannya mengelola jaringan klub sepak bola wanita global. Ia tercatat menguasai portofolio klub-klub elite seperti Washington Spirit, Olympique Lyon, hingga London City Lionesses.
Sementara itu, Lise Klaveness dikenal luas sebagai figur reformis vokal di panggung Eropa dan dunia. Keberaniannya menyuarakan transparansi serta hak asasi manusia menjadikannya salah satu sosok paling disegani di kepengurusan UEFA.
Manuver UEFA ini sekaligus mengisyaratkan tingginya gelombang kritik terhadap kepemimpinan Infantino di periode terakhir. Pihak Eropa menilai perlu ada terobosan segar guna memperbaiki tata kelola FIFA.
Agenda pemilihan Presiden FIFA dijadwalkan berlangsung pada Kongres FIFA ke-77 di Rabat, Maroko, pada Maret mendatang. Ajang ini diprediksi menjadi panggung pertarungan sengit antara poros Eropa dan petahana.
Para calon yang berniat maju kini berpacu dengan batas waktu pendaftaran resmi yang tersisa 35 hari. Seluruh berkas pendaftaran calon presiden wajib diserahkan paling lambat pada 18 November mendatang.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)