Udara Sumbar Masih Kabur, BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Petir di Pasaman
Udara kabur masih menyelimuti Sumbar pada Selasa (20/10/2026), diduga akibat kabut asap kiriman. Kualitas udara berada pada status tidak sehat bagi kelompok sensitif. BMKG Sumbar memperingatkan potensi hujan lebat disertai petir di Pasaman Barat, Pasaman, dan sekitarnya pada siang hingga malam hari.
Udara kabur masih mendominasi wilayah Sumatera Barat hingga Selasa (20/10/2026), terutama pada pagi dan malam hari. Kondisi ini diduga kuat dipengaruhi kabut asap kiriman yang sampai saat ini masih menerjang Sumbar.
Meski hujan sudah beberapa kali mengguyur, kualitas udara di Sumbar belum sepenuhnya membaik. Statusnya masih berada dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Masyarakat pun diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan dan tetap memakai masker ketika harus keluar rumah.
Pola cuaca harian di Sumbar masih menunjukkan kabut atau udara kabur hampir di seluruh wilayah pada pagi hari. Hujan baru berpotensi turun saat siang, dengan puncaknya diperkirakan pada sore hari. Sementara itu, Kota Solok, Solok Selatan, dan Dharmasraya diprakirakan tidak berpotensi hujan sepanjang hari.
BMKG Sumbar melalui peringatan dini cuaca menyebutkan, wilayah Pasaman Barat, Pasaman, dan sekitarnya berpotensi dilanda hujan lebat disertai petir pada siang hingga sore hari. Kondisi tersebut dapat berlanjut hingga malam hari.
Dari sisi suhu, Bukittinggi mencatat suhu terendah di Sumbar pada kisaran 18-24 derajat Celsius. Suhu tertinggi tercatat di Dharmasraya 23-33 derajat Celsius, disusul Kepulauan Mentawai 27-31 derajat Celsius. Kelembapan udara berkisar antara 66 hingga 100 persen.
Kecepatan angin tertinggi mencapai 27 km/jam di Kepulauan Mentawai, 15 km/jam di Pesisir Selatan, dan 14 km/jam di Pasaman Barat. Adapun kecepatan angin terendah hanya 6 km/jam di Padang Panjang dan Bukittinggi.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca, khususnya di wilayah Pasaman dan sekitarnya yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir. Selain itu, warga diminta menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang masih kabur.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)