Udara Padang Makin Buruk Pagi Ini, AQI Melonjak ke 155 dan Masuk Kategori Tidak Sehat
Kualitas udara di Kota Padang memburuk pada Selasa pagi, 20 Oktober 2026, dengan AQI melonjak dari 133 menjadi 155 atau kategori tidak sehat. Polutan PM2.5 naik tajam dari 48,5 menjadi 61,5 µg/m³, sementara kecepatan angin hanya 2 km/jam membuat polutan tertahan. Sejumlah kota lain di Sumatra Barat juga berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif, dan Pariaman tetap menerapkan PJJ hingga 21 Oktober.
Kualitas udara di Kota Padang kembali memburuk pada Selasa pagi, 20 Oktober 2026. Indeks kualitas udara atau AQI Padang melonjak ke angka 155 dan masuk kategori tidak sehat, naik dari sebelumnya 133 yang masih tergolong tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Perubahan status itu membuat Padang berpindah dari level oranye ke merah. Pada Senin sore, AQI Padang masih tercatat 133. Namun pada Selasa pagi, angkanya melesat menjadi 155, menjadikan Padang sebagai wilayah dengan kualitas udara terparah di Sumatra Barat saat ini.
Kenaikan AQI itu turut dibarengi lonjakan polutan utama PM2.5 dari 48,5 mikrogram per meter kubik menjadi 61,5 mikrogram per meter kubik. Kondisi diperparah oleh kecepatan angin yang hanya sekitar 2 kilometer per jam sehingga polutan tidak bergerak dan cenderung bertahan di udara.
Sementara itu, Kota Payakumbuh justru mencatat perbaikan. Wilayah yang sebelumnya berada di level tidak sehat dengan AQI 151 itu kini turun menjadi 147 dan masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Beberapa kota lain di Sumatra Barat juga masih berada pada kategori yang sama. Padang Panjang tercatat dengan AQI 143 dan polutan 52,5 mikrogram per meter kubik, Bukittinggi 141 dengan polutan 52 mikrogram per meter kubik, serta Solok 140 dengan polutan 51,6 mikrogram per meter kubik.
Kota Pariaman menunjukkan sedikit penurunan dari AQI 116 menjadi 111, dengan kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Meski angkanya jauh lebih baik dibandingkan kota-kota lain di Sumatra Barat, Wali Kota Pariaman tetap menerapkan pembelajaran jarak jauh atau PJJ bagi seluruh siswa di Kota Pariaman hingga Rabu, 21 Oktober mendatang.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)