Telin Kunci 4 Kemitraan Strategis di BATIC 2026, Ekspansi Konektivitas Tembus Mesir hingga Prancis

Telin menyepakati empat kerja sama strategis dalam BATIC 2026, mencakup LOI dengan PEACE Cable untuk kapasitas 1,4 Tbps pada rute Asia-Afrika-Eropa, manifesto Open API & ODA dengan TM Forum, serta MoU dengan SM+ dan GTI. Langkah ini memperkuat kapabilitas konektivitas internasional, arsitektur digital terbuka, dan integrasi data center Telin di pasar global.

Oct 04, 2026 - 16:02
Updated: 14 hours ago
0 0
Telin Kunci 4 Kemitraan Strategis di BATIC 2026, Ekspansi Konektivitas Tembus Mesir hingga Prancis
Telin Kunci 4 Kemitraan Strategis di BATIC 2026, Ekspansi Konektivitas Tembus Mesir hingga Prancis

PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, menandatangani empat kerja sama strategis dalam rangkaian Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026. Keempatnya meliputi Letter of Intent dengan PEACE Cable International Network Co., Limited, Open API & Open Digital Architecture Manifesto dengan TM Forum, serta Memorandum of Understanding dengan SM+ dan PT Graha Telekomunikasi Indonesia yang merupakan bagian dari Remala Group dalam Djarum Group.

CEO Telin, Abdul Rahman Ansyori, menyatakan bahwa di tengah perubahan industri digital, pihaknya berupaya membangun kapabilitas global untuk menghubungkan berbagai teknologi, platform, dan pemain dalam satu ekosistem. Menurutnya, empat kerja sama di BATIC 2026 mencerminkan pendekatan tersebut agar pelanggan memperoleh lebih banyak pilihan dan nilai. "Kami ingin terus berada di titik temu berbagai kapabilitas untuk membuka ruang pertumbuhan baru bagi Telin, TelkomGroup, dan para partner," ujar Abdul.

Kerja sama pertama adalah LOI antara Telin in Singapore dan PEACE Cable International Network Co. untuk menambah sumber daya konektivitas sekitar 1,4 Terabit per second pada sejumlah rute strategis yang menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa. Penandatanganan dilakukan oleh CEO Telin in Singapore, Indarto, bersama CEO PEACE Cable International Network Co., Sun Xiaohua. Kesepakatan ini mencakup rencana ekspansi dark spectrum resources yang menghubungkan Mesir dan Prancis, serta kapasitas end-to-end dengan nilai setara untuk mendukung konektivitas lintas Mesir.

Penambahan kapasitas tersebut disebut akan memperkuat kemampuan konektivitas internasional Telin dan menyediakan ruang lebih besar bagi kebutuhan bisnis serta layanan digital di berbagai pasar. Langkah ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan international bandwidth yang didorong pertumbuhan layanan cloud, data center, kecerdasan artifisial, dan aplikasi digital lainnya. Kolaborasi ini juga melanjutkan kerja sama Telin dan PEACE dalam mengeksplorasi pengembangan kapasitas konektivitas sekaligus memperkuat kehadiran kedua perusahaan di rute internasional.

Selanjutnya, Telin menandatangani Open API & Open Digital Architecture Manifesto bersama TM Forum. Penandatanganan dilakukan oleh Chief Technology Officer Telin, Wahyudi Chandra Purnama, dan Chief Technology Officer TM Forum, George Glass. Melalui manifesto ini, Telin berkomitmen mengadopsi Open Digital Architecture dan Open APIs sebagai elemen fundamental arsitektur perangkat lunaknya guna meningkatkan interoperabilitas dan kolaborasi dalam ekosistem digital.

Chief of Product Telin, Azmal Yahya, menilai penandatanganan manifesto tersebut penting dalam perjalanan transformasi digital Telin untuk membangun fondasi yang lebih terbuka, interoperabel, dan agile. "Hal ini juga menegaskan bahwa Teliners merupakan bagian dari komunitas inovasi terbaik dunia yang didukung oleh TM Forum, sehingga kami dapat menghadirkan inovasi ke tingkat global sekaligus di lingkungan Telin, dalam mendukung visi kami membangun Digital Telco of Tomorrow," kata Azmal. Sementara George Glass menyampaikan kegembiraannya atas langkah Telin memperkuat komitmen terhadap Open Digital Architecture dan Open APIs. Menurutnya, standar terbuka dan interoperabel sangat penting untuk mempercepat inovasi, menyederhanakan integrasi, dan membuka peluang kolaborasi baru dalam ekosistem global.

Kerja sama ketiga adalah MoU dengan SM+ yang membuka peluang pengembangan infrastruktur digital global. Kolaborasi ini menggabungkan kapabilitas data center SM+ dengan keahlian dan jaringan konektivitas global Telin untuk membuka peluang baru di pasar infrastruktur digital internasional. Jaringan dan jangkauan global Telin akan mendukung SM+ memperluas solusi data center colocation dan menjangkau pelanggan baru di pasar internasional, sementara Telin menyediakan solusi konektivitas global dalam portofolio layanan internasionalnya, termasuk TNEX, bagi SM+ dan pelanggannya.

Adapun kerja sama keempat adalah MoU antara Telin dan GTI untuk BSCS Fiber Pair Project sebagai kerangka kolaborasi dalam eksplorasi kapasitas fiber pair dan peluang konektivitas internasional. Sinergi ini mempertemukan kapabilitas kedua perusahaan untuk menggali pemanfaatan kapasitas fiber pair pada BSCS, sejalan dengan peningkatan kebutuhan konektivitas berkapasitas tinggi dan resilien serta penguatan akses terhadap infrastruktur telekomunikasi internasional. Kerja sama ini juga menjadi fondasi untuk mengidentifikasi peluang kolaborasi lanjutan dan mendukung pengembangan konektivitas global.

Melalui keempat kerja sama strategis yang disepakati di BATIC 2026, Telin terus mengembangkan kapabilitas untuk mendukung pertumbuhan bisnis internasional. Langkah ini sejalan dengan perannya menghadirkan konektivitas dan infrastruktur digital yang menjawab kebutuhan pelanggan sekaligus menciptakan peluang pertumbuhan di pasar global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User