Susy Susanti Sebut Dominasi An Se Young Tetap Kokoh Meski Aturan Poin Berubah Jadi 3x15

Legenda bulu tangkis Indonesia Susy Susanti menilai dominasi An Se Young di tunggal putri tidak akan langsung pudar meski format poin berubah menjadi 3x15 tahun depan. Menurutnya, sistem yang lebih pendek justru bisa memperpanjang karier atlet karena pertandingan lebih ringan, dan An Se Young sudah berada di tahap matang secara permainan.

Oct 20, 2026 - 12:03
Updated: 21 hours ago
0
Susy Susanti Sebut Dominasi An Se Young Tetap Kokoh Meski Aturan Poin Berubah Jadi 3x15
Susy Susanti Sebut Dominasi An Se Young Tetap Kokoh Meski Aturan Poin Berubah Jadi 3x15

Legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti, menilai perubahan sistem poin menjadi 3x15 pada tahun depan tidak akan serta-merta mengikis dominasi An Se Young di nomor tunggal putri. Menurutnya, aturan baru itu justru berpotensi memberi keuntungan bagi pebulu tangkis asal Korea Selatan tersebut dari sisi usia.

Sepanjang 2026, An Se Young tampil nyaris tanpa cela. Ia hanya sekali menelan kekalahan dan berhasil menyabet tiga gelar bergengsi sekaligus, yakni juara Asia, juara dunia, dan juara Asian Games. Catatan itu menjadikannya sebagai salah satu pemain paling dominan di sektor tunggal putri saat ini.

Susy menjelaskan, seiring bertambahnya usia, kekuatan dan kondisi fisik seorang atlet memang memerlukan perhatian lebih. Atlet muda umumnya unggul dari segi usia, kekuatan, dan kecepatan. Namun, kematangan juga menjadi faktor penting yang menentukan daya tahan seorang pemain di level tertinggi.

"Kita bisa melihat Chou Tien-chen, yang usianya sudah mendekati 40 tahun, tetapi masih mampu bertahan dan bersaing," ujar Susy, seperti dikutip dari CNN Indonesia. Menurutnya, kematangan berperan besar dalam memperpanjang karier seorang atlet, terlebih dengan sistem poin yang kini lebih pendek sehingga durasi pertandingan menjadi lebih ringan.

Susy menilai perubahan dari 3x21 ke 3x15 tidak sebesar revolusi sistem poin di masa lalu, ketika bulu tangkis beralih dari sistem pindah bola ke rally point. Perubahan kali ini hanya membuat laga lebih singkat, tetapi menuntut konsentrasi dan fokus yang lebih tinggi dari para pemain.

Bagi Susy, An Se Young sudah mencapai tahap matang dalam permainan di lapangan. Pebulu tangkis peringkat teratas dunia itu dinilai tidak mudah menelan kekalahan yang bersifat mengejutkan. Ketika seorang pemain sudah matang, ia bisa menikmati pertandingan dan tahu cara menghadapi setiap lawan.

"Kita tidak boleh kalah sebelum bertanding. Setidaknya, kita harus bisa mencapai semifinal," kata Susy menggambarkan standar yang harus dijaga pemain kelas atas. Setelah itu, tantangan terbesarnya adalah menjaga fokus, konsistensi, dan kondisi fisik agar tetap prima sepanjang turnamen.

Dengan sistem poin 15, Susy meyakini masa aktif pemain bisa lebih panjang dibandingkan era dirinya. Saat ini sudah terbukti sejumlah pemain putri mampu bersaing hingga usia di atas 30 tahun, sementara pebulu tangkis putra bisa bertahan hingga menyentuh usia 40 tahun.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User