Serangan Rudal Rusia di Pavlohrad Tewaskan Tiga Warga
Serangan rudal Rusia menghantam tempat makan di Pavlohrad, Ukraina, pada Kamis (30/7), menewaskan tiga orang dan melukai sepuluh lainnya. Rekaman kamera pengawas menunjukkan detik-detik ledakan. Gubernur Dnipropetrovsk, Oleksandr Hanzha, mengonfirmasi insiden tersebut. Sebelumnya, serangan serupa di Kryvyi Rih menewaskan enam orang.
Sebuah serangan rudal Rusia kembali menargetkan wilayah Ukraina, kali ini menghantam sebuah tempat makan di Kota Pavlohrad pada Kamis, 30 Juli 2026. Akibat serangan tersebut, tiga orang dilaporkan tewas dan sepuluh lainnya mengalami luka-luka.
Rekaman kamera pengawas yang berada di sekitar lokasi kejadian berhasil menangkap momen ledakan yang disebabkan oleh rudal tersebut. Video yang beredar menunjukkan detik-detik terjadinya ledakan yang memicu kepanikan di area sekitar.
Gubernur Wilayah Dnipropetrovsk, Oleksandr Hanzha, membenarkan insiden ini. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa serangan tersebut juga memicu kebakaran di lokasi kejadian. Tim penyelamat dan petugas medis langsung dikerahkan untuk menangani korban dan memadamkan api.
Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina. Sebelumnya, pada waktu yang hampir bersamaan, rudal Rusia juga menghantam kota Kryvyi Rih di Ukraina tengah, yang menewaskan enam orang. Dua serangan dalam waktu berdekatan ini menunjukkan eskalasi konflik yang masih berlanjut.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak Rusia mengenai serangan tersebut. Sementara itu, warga setempat dan pemerintah Ukraina kembali mengecam tindakan militer yang menargetkan fasilitas sipil. Hingga berita ini diturunkan, situasi di Pavlohrad masih dalam penanganan otoritas setempat.
Peristiwa ini menambah daftar panjang korban sipil akibat konflik yang telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir. Masyarakat internasional terus mendesak diakhirinya kekerasan dan dicapainya solusi damai antara kedua negara.
Pemerintah Ukraina melalui pernyataan resminya menegaskan akan terus bertahan dan melindungi warganya dari serangan semacam ini. Sementara itu, upaya evakuasi dan pemulihan di lokasi terdampak masih terus dilakukan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0