Sekjen PBB Sebut Indonesia Pilar Multilateralisme, Puji Peran Besar di ASEAN hingga PBB

Sekjen PBB Antonio Guterres memuji Indonesia sebagai pilar multilateralisme dalam acara Foreign Policy Circle Talks di Kemlu RI. Ia menilai Indonesia berperan berpengaruh di Asia-Pasifik dan Global South, aktif di berbagai organisasi internasional, serta mengapresiasi kontribusi sekitar 2.000 personel penjaga perdamaian dan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan menteri penjaga perdamaian PBB tahun depan.

Oct 20, 2026 - 00:01
Updated: 1 day ago
0
Sekjen PBB Sebut Indonesia Pilar Multilateralisme, Puji Peran Besar di ASEAN hingga PBB
Sekjen PBB Sebut Indonesia Pilar Multilateralisme, Puji Peran Besar di ASEAN hingga PBB

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memberikan penilaian positif terhadap peran Indonesia dalam kerja sama internasional. Dalam acara Foreign Policy Circle Talks yang digelar Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, ia menyebut Indonesia sebagai pilar multilateralisme.

Pernyataan itu disampaikan Guterres dalam forum bertajuk Eight Decades of the United Nations: What's Next? pada Senin (19/10). Menurutnya, Indonesia saat ini memainkan peran berpengaruh dalam membentuk kerja sama internasional, baik di kawasan Asia-Pasifik maupun di Global South.

Guterres menegaskan posisi Indonesia yang dinilai strategis karena keanggotaannya di sejumlah organisasi besar dunia. Ia menyebut Indonesia sebagai anggota penting ASEAN, G20, D8, BRICS, APEC, dan Organisasi Kerja Sama Islam, serta tentu saja Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Guterres juga mengakui kepemimpinan Indonesia dalam membantu menjalin dan memperkuat hubungan antara ASEAN dan PBB. Kemitraan itu dinilai mencakup berbagai bidang penting, mulai dari perdamaian dan keamanan, pembangunan, hingga hak asasi manusia.

"Indonesia adalah bridge builder diplomatik yang diakui dan dihormati di PBB dan di luar PBB," ujar Guterres.

Sekjen PBB yang akan pensiun pada Desember 2026 itu turut menyampaikan terima kasih atas partisipasi berkelanjutan Indonesia dalam pasukan penjaga perdamaian PBB. Saat ini tercatat sekitar 2.000 personel penjaga perdamaian dari Indonesia, terdiri dari laki-laki dan perempuan.

Guterres juga mengapresiasi kesediaan Indonesia menjadi tuan rumah bersama Pertemuan Menteri Penjaga Perdamaian PBB tahun depan di Jakarta. Ia mengaku terkesan dengan kunjungannya ke pusat pelatihan penjaga perdamaian.

Menurutnya, fasilitas tersebut memberikan jaminan bahwa pasukan penjaga perdamaian Indonesia akan menjadi pilar fundamental dalam misi penjaga perdamaian di seluruh dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User