Prakiraan BMKG Sumbar: Udara Kabur Warnai Pagi dan Malam, Hujan Baru Mulai Siang

BMKG Sumbar memprakirakan udara kabur mendominasi wilayah Sumatera Barat pada pagi dan malam hari ini, Rabu (14/10/2026). Hujan baru mulai turun siang hingga sore, dengan hujan sedang di Pasaman Barat yang berpotensi menjadi hujan petir. Masyarakat juga diminta mewaspadai angin kencang, terutama di Kepulauan Mentawai yang mencapai 28 km/jam.

Oct 14, 2026 - 04:03
Updated: 11 hours ago
0 0
Prakiraan BMKG Sumbar: Udara Kabur Warnai Pagi dan Malam, Hujan Baru Mulai Siang
Prakiraan BMKG Sumbar: Udara Kabur Warnai Pagi dan Malam, Hujan Baru Mulai Siang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Barat merilis prakiraan cuaca untuk hari ini, Rabu (14/10/2026). Menurut data tersebut, udara kabur diprediksi mendominasi hampir seluruh wilayah Sumbar pada pagi dan malam hari, sementara hujan baru diperkirakan datang mulai siang hingga sore.

Pada pagi hari, kondisi udara kabur rata-rata menyelimuti wilayah Sumbar. Beberapa daerah seperti Pariaman, Padang Panjang, Dharmasraya, dan Solok Selatan tercatat cerah berawan. Sementara itu, Kepulauan Mentawai menjadi satu-satunya wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan pada pagi hari.

Memasuki siang hari, hujan sedang mulai melanda Pasaman Barat. BMKG memprakirakan kondisi di wilayah tersebut dapat berubah menjadi hujan petir pada sore hari. Hujan ringan juga diprediksi menyapa sejumlah daerah, di antaranya Pasaman, Agam, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Padang Pariaman, Pariaman, Tanah Datar, Kabupaten Solok, Kota Solok, Sijunjung, Sawahlunto, Padang, dan Kepulauan Mentawai.

Kondisi hujan tersebut diperkirakan bertahan hingga sore hari. Menjelang malam, hujan masih tersisa di Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, dan Kepulauan Mentawai. Wilayah lainnya diprediksi kembali diliputi udara kabur yang berlangsung hingga dini hari.

Dari sisi suhu, Bukittinggi mencatat suhu terendah di Sumbar dengan kisaran 17-24 derajat Celsius. Suhu tertinggi terjadi di Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai, masing-masing berkisar 25-32 derajat Celsius dan 27-32 derajat Celsius. Kelembapan udara di Sumbar berada di kisaran 67-100 persen, dengan nilai terendah di Dharmasraya dan tertinggi di Payakumbuh.

Selain waspada terhadap hujan, masyarakat diimbau mewaspadai angin kencang. Kepulauan Mentawai diprediksi mengalami angin berkecepatan hingga 28 km/jam, disusul Lima Puluh Kota 17 km/jam, Agam 15 km/jam, serta Kabupaten Solok, Kota Padang, dan Pesisir Selatan masing-masing 14 km/jam. Adapun angin paling pelan berembus di Kota Solok dengan kecepatan hanya 8 km/jam.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan perkembangan cuaca dan menyesuaikan aktivitas luar ruangan dengan kondisi yang diprakirakan tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User