Polisi Usut Aksi Pengemudi Alphard Rusak Motor Pakai Batu di Bintaro
Polsek Pesanggrahan mendalami kasus pengemudi Alphard yang merusak motor dengan batu di Bintaro, Jakarta Selatan, diduga akibat kecelakaan senggolan. Polisi telah memeriksa TKP dan meminta keterangan saksi, meski belum ada laporan polisi. Kendaraan Alphard diduga milik perusahaan.
Kepolisian Sektor Pesanggrahan tengah mendalami kasus pengemudi mobil Toyota Alphard yang terekam merusak sepeda motor menggunakan batu di Jalan Veteran Raya, Bintaro, Jakarta Selatan. Peristiwa itu diduga dipicu oleh kecelakaan senggolan antara kedua kendaraan.
Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait. "Sudah, sudah semua. Kami sudah cek TKP semua," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (18/8).
Menurut keterangan sementara, insiden bermula ketika sepeda motor bersenggolan dengan mobil Alphard hingga mengenai bagian spion. Pengemudi mobil yang tidak terima kemudian merusak motor tersebut menggunakan batu. "Ada keserempet mobil, itu kena spion. Si pemilik mobil enggak terima, dirusak (motornya) pakai batu dan sebagainya," jelas Seala.
Hingga saat ini, belum ada laporan polisi resmi yang masuk terkait kejadian tersebut. Meski demikian, polisi tetap menindaklanjuti kasus ini. "Belum ada laporan, tapi tetap kami tindak lanjuti," tegasnya.
Polisi juga masih mendalami status kendaraan Alphard yang terlibat. Dari hasil pemeriksaan sementara, mobil tersebut merupakan kendaraan perusahaan. "Itu mobil perusahaan, mobil itu atas nama perusahaan. Lagi kami dalami dulu," ungkap Seala.
Video kejadian yang diunggah akun Instagram @bintaro24jam.id memperlihatkan sebuah motor Honda Beat berwarna hitam mengalami kerusakan pada bagian depan setelah dihantam batu berkali-kali oleh pengemudi Alphard putih. Peristiwa ini menjadi perhatian publik dan memicu reaksi warganet.
Seala menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap kronologi lengkap dan pihak-pihak yang terlibat. "Kita masih lidik. Mohon waktu," pungkasnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0