Pintu Tak Dikunci dan Pengaruh Miras, Ini Fakta di Balik Pembunuhan di Tangerang

Polisi mengungkap pelaku pembunuhan dan pemerkosaan di Benda, Tangerang, berinisial KF, diduga dalam pengaruh miras dan masuk lewat pintu yang tidak terkunci. Tersangka kini diperiksa intensif untuk mendalami motif.

Aug 15, 2026 - 06:10
Aug 15, 2026 - 06:10
 0
Pintu Tak Dikunci dan Pengaruh Miras, Ini Fakta di Balik Pembunuhan di Tangerang
Pintu Tak Dikunci dan Pengaruh Miras, Ini Fakta di Balik Pembunuhan di Tangerang

Polda Metro Jaya mengungkap fakta baru di balik kasus pembunuhan dan pemerkosaan yang terjadi di sebuah rumah kontrakan di kawasan Benda, Kota Tangerang, Banten. Tersangka berinisial KF diduga kuat berada di bawah pengaruh minuman keras saat menjalankan aksinya.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, menjelaskan bahwa pelaku dapat masuk ke rumah korban berinisial SNA dengan mudah. Kondisi pintu kontrakan yang tidak terkunci menjadi salah satu faktor yang memudahkan pelaku melancarkan aksinya.

"Pelaku dalam pengaruh minuman keras. Pintu kontrakan korban saat kejadian tidak dikunci," ujar Abdul Rahim saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Ia menambahkan, kombinasi antara pengaruh alkohol dan pintu yang tidak terkunci diduga menjadi celah bagi pelaku untuk masuk dan melakukan tindak kejahatan terhadap korban. Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka untuk mendalami motif serta melengkapi proses penyidikan.

Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil membekuk pelaku yang beraksi di wilayah Kecamatan Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8). Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan telah mengamankan satu orang pria berinisial KF atas dugaan pembunuhan dan pemerkosaan terhadap seorang perempuan berinisial SNA.

"Saat ini, terduga pelaku telah dibawa ke Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami motif, kronologi lengkap, serta rangkaian peristiwa dalam perkara tersebut," kata Budi Hermanto.

Kasus ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut, dan pihak kepolisian berkomitmen untuk mengungkap tuntas peristiwa yang mengguncang warga Benda tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0