Pelajar MTsN 22 Cipayung Tewas Dibacok di Ciracas, Polisi Amankan Senjata Tajam dan Sembilan Saksi
Seorang pelajar MTsN 22 Cipayung berinisial FFA tewas diduga akibat tawuran di Jalan Raya Malaka, Ciracas, Jakarta Timur. Korban mengalami luka bacok pada leher dan belakang kepala. Polisi mengamankan dua corbek dan dua celurit serta memeriksa sembilan saksi, termasuk teman korban dan karyawan martabak di lokasi kejadian.
Seorang pelajar berinisial FFA yang tercatat sebagai siswa MTsN 22 Cipayung dilaporkan tewas dalam peristiwa tawuran di Jalan Raya Malaka, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (13/10) sekitar pukul 18.30 WIB. Korban diduga menjadi salah satu pihak yang terlibat dalam bentrokan antar kelompok tersebut.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi menyatakan korban mengalami luka bacok pada bagian leher dan diduga meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain luka pada leher, laporan awal juga menyebut adanya luka bacok pada bagian belakang kepala korban.
Peristiwa itu pertama kali diketahui dari laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 yang masuk pada pukul 18.33 WIB. Pelapor menyampaikan ada korban tawuran yang terbaring di pinggir jalan, tepatnya di depan Martabak Rony, dekat lampu merah Arundina, Cibubur, Ciracas.
Menurut keterangan polisi, tawuran diduga melibatkan dua kelompok yang saling menyerang menggunakan senjata tajam. Petugas yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat beserta barang bukti. Barang bukti yang diamankan berupa dua bilah senjata tajam jenis corbek dan dua bilah celurit. Semua diamankan ke Polsek Ciracas untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Selain mengamankan sejumlah orang, penyidik juga telah memeriksa sembilan saksi. Saksi-saksi tersebut mencakup teman-teman korban serta seorang karyawan martabak yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Hingga kini, kepolisian masih mendalami jumlah pasti orang yang diamankan, motif di balik tawuran, serta peran masing-masing pihak dalam peristiwa yang menewaskan pelajar tersebut. Penyidik belum merinci lebih jauh hasil pemeriksaan terhadap para saksi dan barang bukti yang telah disita.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)