Pegawai BGN yang Ditegur karena Main HP Batal Dipindah ke Papua

Pegawai Badan Gizi Nasional (BGN) yang ditegur karena bermain handphone saat rapat daring batal dipindahkan ke Papua. Kepala BGN Sudaryono menjelaskan bahwa tenaga SPPI di Papua sudah over supply, sehingga pegawai tersebut dialihkan ke Sulawesi Selatan yang membutuhkan tambahan tenaga.

Aug 6, 2026 - 03:51
Aug 6, 2026 - 03:51
 0
Pegawai BGN yang Ditegur karena Main HP Batal Dipindah ke Papua
Pegawai BGN yang Ditegur karena Main HP Batal Dipindah ke Papua

Jakarta - Pegawai Badan Gizi Nasional (BGN) yang sebelumnya ditegur karena bermain handphone saat rapat koordinasi nasional secara daring akhirnya batal dipindahkan ke Papua. Kepala BGN, Sudaryono, mengonfirmasi bahwa keputusan tersebut diubah setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Pegawai tersebut diketahui menjabat sebagai Koordinator Wilayah BGN di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Dalam konferensi pers pada Jumat (31/7), Sudaryono membenarkan bahwa dirinya sempat menegur pegawai tersebut karena terlihat memegang handphone saat rapat berlangsung.

"Yang bersangkutan memang betul, saya memberikan zoom, kemudian di layar pegang HP, kemudian saya beri teguran, dan memang di situ saya sampaikan untuk dipindahkan ke Papua," ujar Sudaryono.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa kebutuhan tenaga Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di Papua sudah terpenuhi. Hal ini disebabkan jumlah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua yang belum terlalu banyak, sehingga tenaga yang ada sudah berlebih.

"Dapurnya itu belum begitu banyak, sehingga tenaganya over supply, sehingga kami tidak pindah ke Papua, tapi kami pindah ke daerah lain," jelasnya.

Sebagai gantinya, pegawai tersebut akan dipindahkan ke Sulawesi Selatan. Wilayah ini dinilai membutuhkan tambahan tenaga SPPI untuk mendukung operasional program MBG.

"Jadinya kami pindahkan kalau tidak salah ke Sulawesi Selatan yang di mana memang ada kebutuhan tambahan tenaga SPPI di tempat itu," kata Sudaryono.

Momen teguran tersebut sebelumnya sempat terekam dalam video rapat yang beredar di media sosial. Dalam video itu, Sudaryono terlihat menegur peserta rapat yang tidak memperhatikan jalannya pembahasan karena bermain handphone.

"Ini ada Korwil Kabupaten Kayong Utara namanya Adi Afrianto. Saya kasih penjelasan, dia main handphone itu," ucap Sudaryono dalam rapat tersebut. Ia kemudian meminta Kepala Biro SDM BGN untuk mencatat nama pegawai tersebut dan segera memproses pemindahannya.

"Karo SDM, tolong dicatat Korwil Kabupaten Kayong Utara Adi Afrianto. Saya minta yang bersangkutan dipindah ke Papua segera," perintahnya saat itu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0