Pegadaian dan Kadin Teken MoU, Emas Jadi Andalan Baru Pembiayaan UMKM hingga Korporasi

PT Pegadaian dan Kadin Indonesia menandatangani MoU untuk memperluas ekosistem emas dan akses pembiayaan bagi dunia usaha. Kerja sama ini mencakup pemberdayaan UMKM, penyediaan produk keuangan berbasis emas, serta peningkatan literasi keuangan. Pegadaian siap mendukung melalui layanan digital dan jaringan fisik, dengan target memperkuat ketahanan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

Aug 22, 2026 - 07:24
Updated: 2 months ago
0 0
Pegadaian dan Kadin Teken MoU, Emas Jadi Andalan Baru Pembiayaan UMKM hingga Korporasi
Pegadaian dan Kadin Teken MoU, Emas Jadi Andalan Baru Pembiayaan UMKM hingga Korporasi

PT Pegadaian (Persero) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia resmi menjalin kolaborasi strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Pemberdayaan Ekonomi Terintegrasi yang bertajuk "Kolaborasi Strategis Kadin dan Pegadaian untuk MengEMASkan Indonesia". Acara penandatanganan berlangsung di Ballroom Pegadaian Tower, Jakarta, pada Rabu (12/8/2026).

Kerja sama ini dirancang untuk memperluas pemanfaatan ekosistem emas sekaligus membuka akses layanan keuangan yang lebih luas bagi dunia usaha dan masyarakat. Emas tidak hanya diposisikan sebagai instrumen investasi dan simpanan, tetapi juga sebagai alternatif pembiayaan usaha, mencakup pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga korporasi.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru, Agus Riyadi, menyatakan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Pegadaian untuk memperluas layanan dan produk berbasis emas, termasuk bagi pelaku usaha di daerah. Menurutnya, sinergi ini juga dapat meningkatkan edukasi, literasi, dan akses masyarakat terhadap ekosistem emas yang dikembangkan Pegadaian.

"Kolaborasi ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperluas pemahaman dan pemanfaatan emas di tengah masyarakat, khususnya para pelaku usaha. Kami di Pegadaian Kanwil II Pekanbaru siap mendukung semangat ini melalui penguatan layanan, edukasi, serta kemudahan akses terhadap produk-produk Pegadaian. Harapannya, semakin banyak pelaku usaha yang dapat memanfaatkan emas sebagai bagian dari strategi keuangan dan pengembangan usahanya," ujar Agus.

Agus menambahkan bahwa perkembangan ekosistem emas Pegadaian yang terintegrasi melalui layanan digital dan jaringan fisik memberikan kemudahan bagi masyarakat. Salah satunya melalui aplikasi Tring! by Pegadaian yang memungkinkan transaksi dan pengelolaan emas secara lebih mudah, cepat, dan praktis. "Dengan dukungan teknologi digital dan jaringan layanan Pegadaian yang semakin luas, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai akses terhadap layanan emas. Kami ingin memastikan bahwa ekosistem emas ini dapat dirasakan manfaatnya secara lebih luas, termasuk oleh masyarakat dan dunia usaha di wilayah Riau," tambahnya.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengapresiasi langkah Pegadaian dalam membangun ekosistem emas nasional. Menurut Anin, kolaborasi ini memberikan peluang bagi dunia usaha untuk memanfaatkan emas sebagai instrumen lindung nilai yang relatif tahan terhadap inflasi dan fluktuasi mata uang. "Ini adalah kerja sama strategis, paling tidak dari sisi saving atau simpanan untuk perusahaan maupun individu, sekaligus cara yang baik untuk pendanaan ke depannya. Kebutuhan kita sebagai negara sangat besar, dan salah satu kunci keberhasilan Indonesia untuk keluar dari middle income trap adalah dengan menabung. Tabungan yang paling bagus adalah menabung emas," ujarnya.

Anin juga sempat mencoba langsung fasilitas ATM Emas Pegadaian yang tersedia di area Pegadaian Tower. Ia menilai fasilitas tersebut memberikan kemudahan bagi nasabah untuk mencairkan emas fisik dari saldo digital yang dimiliki. "Saya tadi mencoba sendiri di ATM Emas. Benar-benar kalau punya tabungan, kita bisa menarik fisik emasnya sendiri secara langsung. Ini memberikan kenyamanan dan kepastian bagi masyarakat. Kami di Kadin sangat mendukung semangat 'Mencapai Indonesia Emas dengan Emas' ini," lanjut Anin.

Dalam nota kesepahaman tersebut, Pegadaian dan Kadin Indonesia menyepakati sejumlah ruang lingkup kerja sama, termasuk pemberdayaan UMKM melalui pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kapabilitas agar semakin produktif dan berdaya saing. Kerja sama juga mencakup penyediaan produk dan layanan keuangan berupa pembiayaan, investasi, serta tabungan emas Pegadaian bagi karyawan, perusahaan anggota, hingga ekosistem pemasok di bawah naungan Kadin Indonesia. Selain itu, kedua pihak mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui pelatihan dan pendampingan bisnis berbasis emas, serta mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

Melalui kemitraan ini, Pegadaian dan Kadin Indonesia optimistis dapat memperkuat ketahanan ekonomi nasional, memperluas inklusi keuangan, dan meningkatkan daya saing dunia usaha menuju visi Indonesia Emas 2045. Bagi Pegadaian, penguatan ekosistem emas menjadi bagian dari transformasi perusahaan dari lembaga gadai menjadi lembaga keuangan inklusif dengan beragam produk, seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, Arisan Emas, dan layanan Bank Emas. Seluruh produk dan layanan Pegadaian dapat diakses melalui outlet, Agen Pegadaian, serta aplikasi Tring! by Pegadaian.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User