PDAM Padang Minta Pelanggan Siapkan Cadangan Air, Perbaikan Drainase Berisiko Rusakkan Pipa
Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau pelanggan menyiapkan cadangan air bersih karena perbaikan drainase berpotensi merusak jaringan pipa dan mengganggu distribusi. Pelanggan juga diminta melaporkan kebocoran serta tidak mengonsumsi air jika keruh atau berbau tidak normal hingga kondisi kembali normal.
Perumda Air Minum (PDAM) Kota Padang mengeluarkan imbauan kepada seluruh pelanggan untuk menyiapkan cadangan air bersih. Langkah ini diambil menyusul potensi gangguan distribusi air selama pelaksanaan perbaikan dan pembangunan drainase di sejumlah kawasan di Kota Padang.
Menurut PDAM Kota Padang, aktivitas penggalian menggunakan alat berat dalam proyek drainase berisiko merusak jaringan perpipaan air minum yang tertanam di dalam tanah. Kerusakan tersebut dapat memicu kebocoran hingga pecahnya pipa distribusi maupun pipa sambungan milik pelanggan.
PDAM Kota Padang menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Kota Padang yang tengah membenahi sistem drainase. Upaya itu dinilai penting untuk mengurangi risiko genangan dan banjir serta meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan.
"Perumda Air Minum Kota Padang mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Padang dalam melakukan perbaikan dan penyempurnaan sistem drainase sebagai upaya mengurangi risiko genangan dan banjir serta meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan," demikian keterangan PDAM Kota Padang.
Meski demikian, pelaksanaan pekerjaan itu berpotensi membuat aliran air terganggu, bahkan terhenti sementara selama proses perbaikan berlangsung. Setelah perbaikan selesai pun, pelanggan mungkin masih membutuhkan waktu untuk mendapatkan kembali tekanan air yang normal. Air yang mengalir juga berpotensi mengalami kekeruhan sementara selama proses pemulihan jaringan.
Untuk mengantisipasi dampak tersebut, Perumda mengimbau pelanggan menyediakan persediaan air secukupnya guna memenuhi kebutuhan rumah tangga apabila terjadi penghentian aliran sementara. "Pelanggan disarankan menyiapkan cadangan air secukupnya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga apabila terjadi penghentian aliran air sementara selama proses perbaikan jaringan," demikian imbauan Perumda.
Pelanggan juga diminta memperhatikan kondisi air setelah perbaikan jaringan selesai. Apabila air terlihat keruh, pelanggan diimbau tidak menggunakannya untuk konsumsi maupun memasak hingga kondisinya kembali normal. Jika kekeruhan tidak kunjung hilang, air berbau tidak normal, atau kondisinya meragukan, pelanggan diminta menghentikan penggunaan air untuk kebutuhan konsumsi dan segera melaporkannya kepada PDAM Kota Padang.
Selain itu, pelanggan yang menemukan kebocoran atau kerusakan pipa akibat pekerjaan drainase diminta segera menyampaikan laporan melalui kanal pengaduan resmi Perumda. Informasi yang cepat dan akurat diharapkan dapat membantu petugas mengidentifikasi lokasi kerusakan dan mempercepat proses penanganan.
Perumda Air Minum Kota Padang menyatakan akan terus berupaya melakukan penanganan secara cepat dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk meminimalkan dampak pekerjaan drainase terhadap pelayanan air minum. "Kami memahami bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan penting bagi setiap keluarga. Karena itu, setiap gangguan pelayanan menjadi perhatian serius kami," demikian keterangan PDAM Kota Padang.
Perumda berharap dukungan dan pengertian masyarakat dapat membantu kelancaran pembenahan infrastruktur drainase demi mewujudkan Kota Padang yang lebih tangguh terhadap risiko banjir sekaligus menjaga keberlanjutan pelayanan air minum bagi masyarakat.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)