Panggilan Telat Shayne Pattynama Berbuah Manis, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Shayne Pattynama menjadi salah satu pahlawan Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand 4-2 lewat adu penalti. Meski nyaris tak dipanggil John Herdman dan baru dimainkan di final, pemain Persija itu sukses mencetak gol penalti dan mengangkat trofi.
Timnas Indonesia resmi menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/10) malam. Laga yang berakhir 2-2 hingga waktu tambahan itu harus diselesaikan lewat tos-tosan, dan Shayne Pattynama menjadi salah satu eksekutor yang menentukan kemenangan Skuad Garuda.
Pemain Persija Jakarta tersebut dipercaya sebagai penendang keempat Indonesia. Ketika itu, nasib juara masih menggantung. Andai penendang terakhir Thailand gagal, Indonesia dipastikan mengangkat trofi. Harapan itu terwujud setelah Nattapong Sayriya gagal menunaikan tugasnya karena tendangan ke sisi kanan berhasil ditepis Emil Audero.
Bagi Shayne, gelar juara ini terasa sangat istimewa. Pasalnya, ia nyaris tidak masuk dalam skuad FIFA ASEAN Cup 2026. Pemain kelahiran Belanda itu baru dipanggil John Herdman setelah Indonesia mengumumkan 23 nama. Shayne masuk sebagai pengganti Dony Tri Pamungkas yang mengalami cedera.
Sebelum kedatangan Shayne, Persija sudah lebih dulu mengirim lima pemain, yakni Dony Tri Pamungkas, Jordi Amat, Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, dan Rayhan Hannan. Menariknya, dari empat pertandingan Indonesia di turnamen ini, Shayne baru dimainkan pada laga final melawan Thailand. Ia masuk menggantikan Justin Hubner pada menit ke-101.
"Dari panggilan yang telat hingga masuk ke lapangan di final, setiap momen FIFA ASEAN Cup ini terasa lebih besar dari sepak bola. Masih berusaha memproses semuanya. Turnamen ini menguji kami dalam segala hal; secara fisik, mental, emosional," ujar Shayne.
Ia pun mengungkapkan betapa besar makna momen tersebut bagi dirinya. "Berdiri di sana, saya merasakan setiap emosi sekaligus; kebahagiaan, kebanggaan, kegembiraan murni. Mencetak gol penalti dan mengangkat trofi bersama saudara-saudara saya adalah sesuatu yang akan saya bawa selamanya," lanjutnya.
Shayne menilai gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai pengalaman yang tidak ternilai dalam kariernya. "Memenangkan Piala ASEAN bersama-sama mempunyai arti lebih dari sekedar kata-kata," ucapnya.
"35 tahun adalah sebuah penantian yang panjang, banggalah pada setiap orang dan bangga memakai seragam ini. Kita berhasil, Indonesia. Yang ini untuk kita semua," tutup Shayne.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)