Modal KUR BRI Bikin Usaha Comring Garut Naik Kelas, 12 Warga Ikut Kebagian Kerja

PD Comring Sawargi di Garut memanfaatkan KUR BRI untuk meningkatkan produksi dan pemasaran camilan berbahan singkong. Kini 12 warga sekitar terlibat bekerja dengan waktu fleksibel. Riset BRI Research Institute 2025 mencatat 66,2 persen debitur KUR BRI mengalami kenaikan omzet, dengan 45,9 persen di antaranya naik 5-15 persen.

Oct 20, 2026 - 12:02
Updated: 21 hours ago
0
Modal KUR BRI Bikin Usaha Comring Garut Naik Kelas, 12 Warga Ikut Kebagian Kerja
Modal KUR BRI Bikin Usaha Comring Garut Naik Kelas, 12 Warga Ikut Kebagian Kerja

Singkong yang melimpah di Kampung Bedeng Sawah, Desa Wangunjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, menjadi berkah bagi Ari Saftari. Sejak 2004, ia mengolah bahan pangan itu menjadi comring dan aneka makanan ringan melalui PD Comring Sawargi, lalu memasarkannya lewat toko dan jaringan reseller.

Ari menuturkan, usaha ini berawal dari banyaknya singkong di daerahnya yang bisa diolah menjadi camilan lebih bervariasi. Di sisi lain, warga sekitar membutuhkan pekerjaan tambahan yang tidak terlalu menyita aktivitas sehari-hari.

Untuk mengembangkan usahanya, Ari memanfaatkan KUR BRI guna meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pemasaran, serta menambah tenaga kerja dari warga setempat. Saat ini, 12 warga terlibat dalam berbagai tahapan produksi, mulai dari mengupas dan memarut singkong, mengolah menjadi comring, hingga mengemas produk.

Menurut Ari, waktu kerja yang fleksibel membuat para pekerja bisa menambah penghasilan keluarga tanpa mengesampingkan tanggung jawab di rumah. "Usaha comring ini membantu menambah penghasilan keluarga mereka. Waktu kerjanya juga cukup fleksibel sehingga tidak mengganggu tanggung jawab di rumah," ujarnya.

Ketersediaan bahan baku menjadi tantangan tersendiri, terutama saat musim kemarau. Ketika pasokan dari petani sekitar berkurang dan harga singkong naik, Ari harus mencari bahan baku dari luar daerah agar produksi tetap berjalan.

Ari mengaku KUR BRI sangat membantu memenuhi kebutuhan modal sehingga produksi bisa ditingkatkan dan pemasaran makin luas. Perkembangan usaha ini, kata dia, juga memberi manfaat ekonomi bagi keluarganya dan warga sekitar.

Dukungan KUR BRI terhadap PD Comring Sawargi sejalan dengan riset BRI Research Institute pada 2025 bertajuk "Survei Efektivitas KUR dan Beban Biaya UMKM". Riset terhadap 2.928 responden penerima pinjaman BRI itu menemukan 66,2 persen debitur mengalami peningkatan omzet usaha. Secara rinci, 45,9 persen responden melaporkan kenaikan omzet di kisaran 5-15 persen.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menjelaskan, penyaluran KUR merupakan wujud komitmen BRI mendukung Asta Cita, khususnya pilar meningkatkan lapangan kerja berkualitas dan mendorong kewirausahaan. "Melalui KUR, BRI membantu UMKM tumbuh lebih tangguh, naik kelas, dan berdaya saing di pasar. Peningkatan omzet yang dicapai para debitur menjadi bukti bahwa inklusi keuangan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat akar rumput," tutup Akhmad.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User