Menhan Baru Iran Peringatkan AS: Serang Kami, Kawasan Ikut Hancur
Mehrdad Akhlaghi, Menteri Pertahanan baru Iran, mengancam akan menimbulkan kerusakan besar bagi AS dan sekutunya di Timur Tengah jika Washington menyerang Teheran. Ia dilantik delapan bulan setelah pendahulunya, Aziz Nasirzadeh, tewas dalam serangan AS-Israel pada Februari lalu.
Menteri Pertahanan Iran yang baru, Mehrdad Akhlaghi, langsung melontarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa jika Washington kembali melancarkan operasi militer terhadap Teheran, maka AS dan sekutu-sekutunya di Timur Tengah akan menanggung kerusakan besar.
Pernyataan itu disampaikan Akhlaghi tak lama setelah ia resmi dilantik sebagai Menhan Iran. Ia menggantikan Aziz Nasirzadeh yang tewas dalam serangan AS dan Israel pada 28 Februari lalu. Pelantikan ini terjadi sekitar delapan bulan setelah kekosongan jabatan tersebut.
"Masyarakat dapat merasa yakin bahwa kemungkinan besar mereka (AS) tidak akan berani menyerang kami," kata Akhlaghi kepada wartawan usai memperoleh suara kepercayaan dari parlemen, seperti dikutip AFP.
"Jika mereka (AS) melakukannya, mereka sendiri dan kawasan ini akan menanggung kerusakan yang sangat besar," tambahnya.
Dalam pemungutan suara di parlemen, Akhlaghi berhasil meraih dukungan 237 suara dari total 277 suara yang diberikan. Situs resmi pemerintah menyebutkan bahwa ia "terpilih untuk menduduki jabatan tersebut dengan dukungan 237 suara".
Sebelum pemungutan suara dimulai, Akhlaghi menyadari besarnya tanggung jawab yang akan diembannya. "Jika saya memperoleh suara kepercayaan dari parlemen, tanggung jawab atas Kementerian Pertahanan akan berada di tangan saya pada saat yang sangat genting," ujarnya dikutip kantor berita ISNA.
Ia menekankan bahwa dalam situasi seperti ini, mempertahankan negara membutuhkan pemahaman yang akurat mengenai kondisi yang ada. Selain itu, diperlukan pemahaman tentang logika di balik berbagai perkembangan, identifikasi tren yang berpengaruh, serta kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan di masa depan.
Serangan yang menewaskan Nasirzadeh juga merenggut nyawa mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah komandan militer senior. Peristiwa itu menjadi pukulan berat bagi Iran dan menandai eskalasi ketegangan di kawasan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)