Lima Pendaki Diduga Nekat Naik Gunung Singgalang Saat Jalur Ditutup, BKSDA Diminta Periksa

Dugaan pendakian ilegal di Gunung Singgalang pada 17 Oktober 2026 mencuat setelah dokumentasi lima orang diunggah ke Instagram. Pendakian diduga dilakukan saat jalur masih ditutup BKSDA Sumatera Barat. Pelapor menilai rombongan tanpa SIMAKSI dan pemandu resmi, namun informasi belum terverifikasi. BPBD Padang Panjang dan Polsek X Koto belum menerima laporan, sementara BKSDA belum memberi konfirmasi.

Oct 20, 2026 - 16:02
Updated: 17 hours ago
0
Lima Pendaki Diduga Nekat Naik Gunung Singgalang Saat Jalur Ditutup, BKSDA Diminta Periksa
Lima Pendaki Diduga Nekat Naik Gunung Singgalang Saat Jalur Ditutup, BKSDA Diminta Periksa

Kasus dugaan pendakian ilegal di Gunung Singgalang, Sumatera Barat, kembali mencuat setelah sebuah unggahan di Instagram memperlihatkan dokumentasi perjalanan lima orang. Pendakian yang diduga terjadi pada 17 Oktober 2026 itu diduga berlangsung saat jalur masih dalam status ditutup oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat.

Penutupan jalur tersebut sebelumnya diumumkan melalui akun Instagram resmi BKSDA Sumatera Barat, @bksda_sumbar. Dalam pengumuman itu, jalur pendakian di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Singgalang Tandikat dan TWA Gunung Sago Malintang dinyatakan ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan dilakukan untuk mengevaluasi dan membenahi sarana serta prasarana pengelolaan kawasan.

Menurut keterangan pelapor, rombongan yang terdiri dari lima orang tersebut diduga mendaki tanpa Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI) dan tanpa pemandu resmi. Namun, informasi mengenai perizinan dan pendampingan itu belum terverifikasi secara independen. Pelapor mengaku telah menyampaikan dugaan pelanggaran tersebut kepada BKSDA Sumatera Barat.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada pihak BKSDA Sumatera Barat melalui telepon belum mendapat jawaban. Sementara itu, BPBD Kota Padang Panjang saat dihubungi menyatakan belum menerima laporan terkait dugaan pendakian tersebut. Polsek X Koto juga menyampaikan hal serupa dan berencana melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan informasi yang beredar.

Belum ada keterangan resmi mengenai hasil pengecekan maupun kepastian ada tidaknya pelanggaran perizinan dalam peristiwa ini. Karena itu, seluruh informasi yang beredar masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Di sisi lain, BKSDA Sumatera Barat mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pendakian selama masa penutupan masih berlaku. Masyarakat diminta mematuhi ketentuan yang ada demi menjaga keamanan dan keselamatan selama berada di kawasan gunung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User