Kim Jong Un Rombak Pimpinan Militer Korea Utara, Menhan No Kwang Choi Dicopot

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memecat Menteri Pertahanan No Kwang Choi dalam perombakan pimpinan militer. No Kwang Choi juga diturunkan jabatannya di partai berkuasa. Kim Song Gi ditunjuk sebagai Menhan baru, sementara sejumlah pejabat senior lain mendapat promosi. KCNA melaporkan Kim juga memberikan penghargaan tertinggi kepada ilmuwan dan peneliti atas kemajuan teknologi pertahanan.

Oct 4, 2026 - 12:01
Oct 4, 2026 - 12:01
 0
Kim Jong Un Rombak Pimpinan Militer Korea Utara, Menhan No Kwang Choi Dicopot
Kim Jong Un Rombak Pimpinan Militer Korea Utara, Menhan No Kwang Choi Dicopot

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melakukan perombakan besar di jajaran pimpinan militer negara tersebut. Dalam pertemuan yang digelar Sabtu (29/8) dan dipimpin langsung oleh Kim, Menteri Pertahanan No Kwang Choi resmi diberhentikan dari jabatannya pada Minggu (30/8).

Keputusan tersebut diumumkan oleh kantor berita resmi Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), yang menyebutnya sebagai bagian dari "rencana reorganisasi struktural" di tubuh militer. Tidak hanya dicopot dari kursi menteri pertahanan, No Kwang Choi juga mengalami penurunan jabatan dalam kepengurusan partai berkuasa menjadi wakil direktur pertama Departemen Industri Persenjataan.

Sebagai pengganti No Kwang Choi, Kim Jong Un menunjuk Kim Song Gi yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Biro Politik Umum Tentara Rakyat Korea. Penunjukan ini menandai pergantian penting di posisi tertinggi Kementerian Pertahanan Korea Utara.

Perombakan tidak berhenti di situ. Pejabat senior lainnya, Pak Jong Chon, yang sebelumnya menjabat sebagai penasihat pertahanan, diangkat menjadi wakil ketua Komisi Militer Pusat dan masuk dalam jajaran Biro Politik partai berkuasa. Sejumlah promosi jabatan lain juga turut diumumkan dalam kesempatan tersebut.

Dalam laporan terpisah, KCNA menyebutkan bahwa Kim Jong Un memberikan pujian serta penghargaan nasional tertinggi kepada para ilmuwan, peneliti, dan pejabat dalam sebuah upacara pada Sabtu. Penghargaan itu diberikan atas kemajuan mereka di bidang teknologi pertahanan.

Menurut KCNA, para penerima penghargaan telah berkontribusi besar dalam "menyelesaikan masalah ilmiah dan teknologi yang sangat penting dan bersejarah dalam pengembangan sistem senjata tempur baru." Laporan tersebut tidak merinci jenis sistem senjata yang dimaksud. Sebuah foto yang dirilis KCNA memperlihatkan Kim sedang menyematkan medali kepada salah satu penerima penghargaan.

Pusat penelitian senjata negara pemilik senjata nuklir itu disebut "baru-baru ini telah mengembangkan teknologi khusus, yang dianggap sebagai tonggak penting dalam memperkuat kemampuan untuk melancarkan perang." Namun, laporan tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai teknologi yang dimaksud.

Melalui teknologi semacam itu, Korea Utara disebut telah menunjukkan "jalur pengembangan unik bagi kemampuan militer dan teknologinya." Sebelumnya, pada akhir Juni lalu, Kim Jong Un juga memantau uji coba peluncur roket ganda jarak jauh yang baru serta artileri.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0