Kendaraan Rusak Usai Isi BBM, Malaysia Periksa 11 SPBU di Kedah

Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Biaya Hidup Kedah Malaysia memeriksa 11 SPBU usai ramai dugaan BBM dioplos air yang menyebabkan kendaraan warga rusak. Inspeksi awal tak menemukan indikasi air di tangki penyimpanan, namun sampel bahan bakar tetap dikirim ke laboratorium untuk analisis lebih lanjut.

Oct 06, 2026 - 16:02
Updated: 13 hours ago
0 0
Kendaraan Rusak Usai Isi BBM, Malaysia Periksa 11 SPBU di Kedah
Kendaraan Rusak Usai Isi BBM, Malaysia Periksa 11 SPBU di Kedah

Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Biaya Hidup Kedah Malaysia bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga terkait dugaan bahan bakar minyak (BBM) yang dicampur air. Sebanyak 11 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di sejumlah lokasi diperiksa setelah sejumlah pengendara melaporkan kendaraan mereka mengalami kerusakan usai mengisi bahan bakar.

Direktur Kementerian Kedah, Nizam Jamaludin, menyatakan inspeksi dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat yang merasa dirugikan. "Tim penegak hukum kementerian melakukan inspeksi di 11 stasiun bensin hari ini dan mengambil sampel bahan bakar dari tangki atau pompa yang terlibat untuk analisis lebih lanjut," ujar Nizam, seperti dikutip Free Malaysia Today.

Pemeriksaan menyasar sejumlah SPBU di wilayah Alor Setar, Kubang Pasu, Sungai Petani, dan Kulim. Petugas memeriksa stasiun Petron dan Caltex, termasuk menelusuri tanda terima pasokan bahan bakar, catatan penjualan, serta dokumen terkait lainnya.

Dari inspeksi awal, Nizam mengungkapkan tidak ditemukan adanya air di dalam tangki penyimpanan BBM yang diperiksa. "Inspeksi awal menggunakan metode pencelupan manual dan pengecekan pembacaan sistem Pengukur Tangki Otomatis tidak menunjukkan adanya indikasi air di dalam tangki penyimpanan bahan bakar yang diperiksa," jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya tidak langsung menyimpulkan hasil akhir. Sampel BBM akan dibawa ke departemen kimia Malaysia untuk dianalisis lebih mendalam. Sampel juga dikirim ke laboratorium perusahaan minyak masing-masing guna memastikan kualitas bahan bakar yang dijual.

"Kementerian akan menelaah hasil analisis dan temuan investigasi secara keseluruhan sebelum menentukan langkah selanjutnya, termasuk mengambil tindakan yang tepat jika ada ketentuan hukum yang dilanggar," tegas Nizam.

Sebelumnya, warga Malaysia dihebohkan oleh temuan air di dalam tangki bensin RON95 di sebuah SPBU di Batu Kawan, Penang. Temuan itu muncul setelah sejumlah pengendara, terutama pemilik mobil, mengeluh kendaraan mereka rusak setelah mengisi BBM.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut kualitas bahan bakar yang dijual di SPBU. Pemerintah Malaysia melalui kementerian terkait berkomitmen menuntaskan penyelidikan agar tidak ada lagi konsumen yang dirugikan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User