Keluarga Beri Lampu Hijau, Polda Metro Jaya Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas

Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi jenazah Sutrimo di Banyumas, Jawa Tengah, setelah keluarga memberikan izin resmi. Proses pembongkaran makam dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian melalui pemeriksaan forensik yang melibatkan ahli toksikologi, DNA, dan histopatologi. Hasil pemeriksaan akan disampaikan secara transparan kepada publik dan keluarga.

Aug 15, 2026 - 13:51
Aug 15, 2026 - 13:51
 0
Keluarga Beri Lampu Hijau, Polda Metro Jaya Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas
Keluarga Beri Lampu Hijau, Polda Metro Jaya Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas

Polda Metro Jaya akhirnya mendapat lampu hijau dari pihak keluarga untuk membongkar makam Sutrimo (S) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Ekshumasi yang digelar pada Rabu itu menjadi langkah penting untuk mengungkap tabir kematian almarhum yang sebelumnya dilaporkan ke polisi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto memastikan proses pembongkaran makam yang dimulai pukul 09.30 WIB itu berjalan lancar setelah keluarga memberikan persetujuan resmi. "Keluarga almarhum telah memberikan izin dan persetujuan resmi terhadap pelaksanaan ekshumasi. Kami mengajak masyarakat dan rekan-rekan media memberikan ruang empati kepada keluarga almarhum," ujar Budi dalam keterangannya, Rabu.

Persetujuan keluarga itu menjadi pijakan kuat bagi penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang berkolaborasi dengan Polda Jawa Tengah dan Polresta Banyumas. Ekshumasi dilakukan dalam tiga tahap: pembongkaran makam, pemeriksaan luar untuk memastikan identitas jenazah, dan pemeriksaan organ dalam oleh Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI).

Ketua PDFMI Brigjen Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti menjelaskan penanganan jenazah dilakukan secara komprehensif bersama ahli toksikologi, DNA, serta histopatologi anatomi. "Pemeriksaan ini diharapkan dapat membantu menjelaskan secara ilmiah apakah kematian tersebut bersifat alamiah atau tidak alamiah," kata Hastry.

Polda Metro Jaya memastikan ekshumasi berjalan sesuai jadwal, dengan dukungan penuh dari Polda Jawa Tengah dan Polresta Banyumas. Seluruh sampel yang diambil akan dianalisis di laboratorium forensik, dan hasilnya akan disampaikan secara transparan kepada publik dan keluarga setelah proses analisis selesai.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang masuk ke Polda Metro Jaya. Dengan adanya ekshumasi, diharapkan penyebab kematian Sutrimo dapat terungkap secara ilmiah dan memberikan kejelasan hukum bagi semua pihak.

Proses pemeriksaan forensik yang melibatkan berbagai ahli ini menjadi sorotan publik, mengingat kasus kematian Sutrimo sebelumnya menimbulkan tanda tanya. Kini, dengan izin keluarga, aparat berwenang berupaya mengungkap fakta di balik kematian tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0