Jubir Baru Trump Dilaporkan ke Otoritas Hukum California, Diduga Klaim Gelar Pengacara Tanpa Lisensi

Katie Zacharia, juru bicara baru Gedung Putih yang ditunjuk Presiden AS Donald Trump, menuai sorotan setelah diduga mengaku sebagai pengacara tanpa lisensi praktik di AS. Campaign for Accountability mengajukan pengaduan ke otoritas hukum California untuk menyelidiki klaim tersebut, sementara Zacharia membantah dan menyatakan memiliki kualifikasi di bidang hukum transaksi internasional.

Oct 15, 2026 - 08:02
Updated: 23 hours ago
0 0
Jubir Baru Trump Dilaporkan ke Otoritas Hukum California, Diduga Klaim Gelar Pengacara Tanpa Lisensi
Jubir Baru Trump Dilaporkan ke Otoritas Hukum California, Diduga Klaim Gelar Pengacara Tanpa Lisensi

Juru bicara Gedung Putih yang baru ditunjuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Katie Zacharia, tengah menjadi sorotan setelah muncul dugaan bahwa ia mengaku sebagai pengacara tanpa memiliki lisensi untuk berpraktik hukum di Amerika Serikat. Isu ini mencuat setelah sebuah kelompok pengawas di Washington DC mengajukan pengaduan resmi kepada otoritas hukum California.

Campaign for Accountability, organisasi pengawas yang berbasis di Washington DC, meminta kantor pengacara California menyelidiki apakah Zacharia telah menyesatkan publik terkait kualifikasi hukumnya. Kepala Campaign for Accountability, Michelle Kuppersmith, menilai Zacharia berulang kali memperkenalkan diri sebagai pengacara guna membangun reputasi dan kredibilitas sebagai komentator hukum di televisi.

"Namun, tampaknya semua itu adalah kebohongan," ujar Kuppersmith dalam sebuah pernyataan. Ia menegaskan bahwa di California, menyebut diri sebagai pengacara tanpa lisensi bukan sekadar basa-basi, melainkan sebuah kejahatan. Kuppersmith pun mendesak otoritas hukum California untuk meminta pertanggungjawaban Zacharia jika terbukti memberikan informasi yang menyesatkan.

Berdasarkan profil LinkedIn-nya, Zacharia memperoleh gelar dari Pepperdine Caruso School of Law pada 2011. Meski demikian, para pengkritiknya mempertanyakan apakah ia benar-benar memiliki lisensi untuk berpraktik sebagai pengacara seperti yang selama ini diklaim. Sebelum menjabat sebagai juru bicara Gedung Putih, Zacharia dikenal sebagai komentator di Fox News dan Newsmax.

Zacharia memulai tugasnya sebagai sekretaris pers Gedung Putih pada Selasa (13/10). Dalam konferensi pers perdananya yang berlangsung kurang dari 15 menit, ia terlihat beberapa kali berbicara terbata-bata dan mengulang perkataannya. Sebagian besar waktu di podium ia gunakan untuk berterima kasih kepada Trump atas kesempatan yang diberikan dan membacakan pernyataan yang telah disiapkan. "Saya sudah lama ingin bekerja untuknya," kata Zacharia, seperti dilaporkan Al Jazeera.

Setelah konferensi pers, Zacharia bergabung dengan Trump di luar Gedung Putih untuk menjawab pertanyaan wartawan. Ketika ditanya di mana ia mengikuti ujian pengacara, Zacharia menjawab, "Saat saya pindah ke Tiongkok." Jawaban itu diduga merujuk pada pengalamannya bekerja sekitar tiga tahun di sebuah firma hukum di Beijing. Profil LinkedIn-nya mencatat ia pernah bekerja sebagai associate di firma hukum Zhong Lun di Beijing pada 2011-2013.

Biografinya di situs organisasi perempuan pendukung Trump, Trumpettes USA Inc, menyebutkan bahwa Zacharia pernah bertugas sebagai penasihat eksternal untuk Bank Dunia dan International Finance Corporation saat berada di Beijing. Profil LinkedIn-nya juga mencantumkan bahwa ia menjabat sebagai penasihat umum kelompok hak suara Fix California pada 2024-2025. Kelompok tersebut didirikan oleh seorang pejabat pemerintahan Trump. Dalam profil Instagram-nya, Zacharia menggambarkan dirinya sebagai seorang istri, ibu, dan pengacara.

Pernyataannya mengenai ujian pengacara di Tiongkok turut memicu pertanyaan. Ujian Kualifikasi Profesional Hukum Terpadu Nasional di negara tersebut hanya terbuka bagi warga negara Tiongkok, sementara warga negara asing hanya dapat berpraktik dalam kondisi tertentu, termasuk memenuhi persyaratan pengalaman profesional di negara asalnya. Laporan media menyebutkan Zacharia belum diketahui memiliki lisensi pengacara di negara bagian mana pun di AS.

Menanggapi sorotan tersebut, Zacharia mengatakan kepada Associated Press bahwa dirinya memiliki kualifikasi untuk bekerja di bidang hukum transaksi internasional. "Saya berpraktik di bidang hukum transaksi internasional, dengan semua kualifikasi yang sesuai," kata Zacharia. Sebelum menjabat sebagai juru bicara Gedung Putih, ia bekerja selama beberapa bulan sebagai penasihat komunikasi di Kementerian Keamanan Dalam Negeri setelah Trump kembali menjabat untuk periode kedua. Sejak Juni, Zacharia juga tercatat sebagai penasihat komunikasi senior di Trump Media and Technology Group, perusahaan yang memiliki platform media sosial Truth Social.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User