Honor Robot Phone Resmi Meluncur, Kamera Gimbal Bisa Angguk dan Miring
Honor resmi meluncurkan Robot Phone, ponsel dengan kamera gimbal tiga sumbu yang bisa mengangguk dan memiringkan kamera. Fitur ini diaktifkan dengan gestur tangan dan menggunakan embodied AI untuk meningkatkan perekaman video. Ponsel ini dibanderol Rp26,5 juta dan mulai dijual di China pada 18 Agustus 2026.
Honor resmi memperkenalkan Robot Phone, ponsel pintar dengan kamera robotik yang mampu bergerak mengikuti gestur pengguna. Perangkat ini sebelumnya sempat dipamerkan dalam ajang Mobile World Congress (MWC) pada Maret 2026, dan kini resmi diluncurkan untuk pasar China.
Keunggulan utama Robot Phone terletak pada gimbal mekanis tiga sumbu yang mendukung empat arah pergerakan. Gimbal ini tidak hanya berfungsi sebagai penstabil video, tetapi juga memungkinkan interaksi unik seperti mengangguk dan memiringkan kamera. Menurut laporan South China Morning Post pada Kamis (13/8), fitur tersebut dapat diaktifkan hanya dengan gestur tangan, lalu kamera gimbal akan muncul dan terbentang dari sisi belakang ponsel.
Selain kemampuan AI agentic standar yang menjalankan berbagai tugas lintas aplikasi, Robot Phone memanfaatkan embodied AI untuk meningkatkan performa perekaman video secara fisik. Kamera gimbal dirancang untuk menggeser dan memiringkan posisinya secara otomatis, memastikan pengguna tetap berada di tengah bingkai saat panggilan video atau live streaming.
Honor juga menggandeng Arri, pembuat kamera sinema ternama asal Jerman, untuk menggarap teknologi pencitraan pada perangkat ini. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan kualitas gambar yang lebih sinematik bagi pengguna.
Ponsel ini dijadwalkan mulai dijual di China pada Selasa (18/8) dengan harga 9.999 yuan atau sekitar Rp26,5 juta. Langkah berani Honor ini diambil di tengah situasi sulit yang dihadapi para produsen perangkat keras, termasuk persaingan ketat dalam integrasi AI, lonjakan harga memori, kelangkaan komponen, serta proyeksi penurunan pengiriman ponsel pintar global sebesar 14 persen tahun ini menurut lembaga riset IDC.
Peluncuran Robot Phone juga sejalan dengan persiapan Honor untuk melakukan IPO di China. Perusahaan yang berbasis di Shenzhen ini berkomitmen menginvestasikan US$10 miliar selama lima tahun dalam transformasi AI, berupaya bertransisi dari merek ponsel tradisional menjadi bagian dari ekosistem perangkat AI yang lebih luas.
Selain itu, Honor semakin erat mengaitkan identitasnya dengan dunia robotika. Awal tahun ini, perusahaan sempat memamerkan robot humanoid pertama yang berhasil meraih medali emas pada ajang setengah maraton robot humanoid di Beijing pada April lalu.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0