Hilang Terseret Arus Batang Arau, Pelajar SMP Murni Padang Belum Ditemukan

Josua Perkasa, pelajar kelas VIII SMP Murni Padang berusia 15 tahun, hilang terseret arus Sungai Batang Arau saat mandi bersama tiga rekannya. Hingga Sabtu pagi, tim SAR gabungan masih menyisir sungai menggunakan perahu karet. Satu rekannya, Orlen, berhasil dievakuasi dalam keadaan pingsan.

Aug 19, 2026 - 00:41
Aug 19, 2026 - 00:41
 0
Hilang Terseret Arus Batang Arau, Pelajar SMP Murni Padang Belum Ditemukan
Hilang Terseret Arus Batang Arau, Pelajar SMP Murni Padang Belum Ditemukan

Pencarian terhadap Josua Perkasa, pelajar kelas VIII SMP Murni Padang yang hilang terseret arus Sungai Batang Arau, masih berlanjut hingga Sabtu (15/8/2026) pagi. Remaja berusia 15 tahun itu dilaporkan terseret arus saat mandi di sungai bersama tiga rekannya, Jumat (14/8/2026) sore, dan hingga kini belum ditemukan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengungkapkan peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di kawasan Sungai Batang Arau, tepatnya di dekat Surau Batu. Saat itu, empat pelajar SMP Murni Padang baru pulang sekolah dan memutuskan mandi di sungai. Namun, cuaca tiba-tiba berubah menjadi hujan lebat yang menyebabkan debit air sungai meningkat drastis.

Menurut Hendri, dua dari empat pelajar tersebut, yaitu Josua Perkasa dan Orlen Ananta Purnama Gulo, tidak bisa berenang. Keduanya terseret arus ketika air sungai membesar. Seorang saksi di lokasi berhasil menolong Orlen yang dalam kondisi tidak sadarkan diri dan membawanya ke tepi sungai.

"Korban Orlen berhasil dievakuasi ke tepi sungai dalam keadaan pingsan, kemudian segera dibawa ke rumah Bidan Gusniati di kawasan Seberang Padang untuk mendapatkan pertolongan pertama. Sementara itu, korban Josua tenggelam dan hingga saat ini belum berhasil ditemukan," ujar Hendri.

Orlen Ananta Purnama Gulo, 12, merupakan pelajar kelas VII SMP Murni Padang yang berdomisili di Belakang Surau Batu, Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan. Sementara Josua berdomisili di Seberang Palinggam, Kelurahan Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan. Dua rekan lainnya, Rivaldo Laia dan Mai Putra Jaya Zega, keduanya berusia 13 tahun, menjadi saksi kejadian.

Memasuki hari kedua, BPBD Kota Padang mengerahkan personel Rescue dan Pusdalops Penanggulangan Bencana ke lokasi. Tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI, Polri, PMI, Satpol PP, pemadam kebakaran, serta unsur kecamatan dan kelurahan, terus menyisir aliran Sungai Batang Arau menggunakan perahu karet.

"Pencarian hari ini kami fokuskan pada penyisiran menggunakan perahu karet di sepanjang aliran Sungai Batang Arau, khususnya di titik-titik yang diperkirakan menjadi lokasi terseretnya korban. Namun hingga saat ini, korban atas nama Josua Perkasa masih belum ditemukan," kata Hendri.

Nelayan setempat juga dilibatkan karena mereka memahami karakteristik arus Sungai Batang Arau. Hingga Sabtu pagi, pencarian masih berlangsung dan BPBD Kota Padang menyatakan perkembangan operasi akan terus diperbarui.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0