Hector Souto Sebut Berkarier di Eropa Jadi Jalan Tercepat Perkuat Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto mendorong para pemainnya berkarier di luar negeri, terutama Eropa, untuk memangkas kesenjangan kualitas dengan negara kuat futsal dunia. Ia menilai Liga Spanyol memiliki tempo jauh lebih cepat dibandingkan liga domestik dan mencontohkan proses Muhammad Osamanmusa dari Thailand yang kini menjadi pemain utama di Spanyol.

Oct 08, 2026 - 08:03
Updated: 22 hours ago
0 0
Hector Souto Sebut Berkarier di Eropa Jadi Jalan Tercepat Perkuat Timnas Futsal Indonesia
Hector Souto Sebut Berkarier di Eropa Jadi Jalan Tercepat Perkuat Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menilai para pemainnya perlu memberanikan diri menembus kompetisi luar negeri jika ingin mempercepat peningkatan kualitas tim nasional. Menurutnya, berkarier di Eropa menjadi solusi paling efektif untuk memangkas jarak kualitas dengan negara-negara kuat futsal dunia.

Souto menyoroti perbedaan tempo permainan antara liga domestik dan kompetisi Eropa. Ia mengakui Liga Futsal Profesional (PFL) Indonesia terus berkembang, tetapi ritme pertandingannya masih jauh di bawah Liga Spanyol yang disebutnya sebagai kompetisi terbaik di dunia.

"Cara termudah memperkuat tim nasional kita adalah mengirim pemain berkarier di luar negeri. Kesenjangan kompetisi liga itu nyata dan harus dipangkas," kata Souto di GOR POPKI, Jakarta Timur, Kamis (8/10).

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan pentingnya memangkas kesenjangan kualitas antara kedua kompetisi. Menurutnya, pemain yang tampil di Eropa akan terbiasa berlatih dan bertanding dengan atmosfer kompetitif setiap hari, termasuk menghadapi pemain-pemain Spanyol hingga Brasil yang secara alami membentuk mental bertanding.

Sebagai contoh, Souto menyoroti perjalanan pemain Thailand, Muhammad Osamanmusa, yang sempat jarang diturunkan saat awal berkarier di Spanyol. Kini, Osamanmusa telah masuk rotasi utama dan sering menjadi bagian dari starting five.

"Contoh nyatanya adalah Muhammad Osamanmusa dari Thailand. Saat awal berkarier di Spanyol, dia hampir tidak pernah diturunkan. Namun sekarang, dia sudah masuk dalam rotasi utama dan sering masuk dalam starting five. Inilah proses yang harus kita tiru," ujar mantan pelatih Bintang Timur Surabaya tersebut.

Souto juga menyinggung langkah serupa di cabang sepak bola, di mana keputusan Marselino Ferdinan berkarier di Inggris dinilai sebagai contoh yang perlu ditiru oleh pemain futsal Indonesia.

Ia menekankan bahwa mengirim pemain ke luar negeri akan memberi mereka jam terbang yang lebih banyak. Prosesnya bisa bertahap, mulai dari pilihan ke-12, naik menjadi pilihan ke-10, hingga akhirnya berkembang menjadi pemain inti.

"Jadi, cara terbaik memajukan Timnas futsal kita adalah mengirim para pemain ke luar negeri agar memperoleh jam terbang," pungkas Souto.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User