Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Ini Link Live Streaming untuk Indonesia

Gerhana Matahari total akan terjadi pada 12 Agustus 2026 dan dapat disaksikan langsung dari Eropa. Indonesia tidak termasuk wilayah yang terkena jalur totalitas, namun masyarakat dapat menyaksikan melalui siaran langsung NASA dan ESA. Simak jadwal dan link live streaming-nya.

Aug 18, 2026 - 02:14
Aug 18, 2026 - 02:14
 0
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Ini Link Live Streaming untuk Indonesia
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Ini Link Live Streaming untuk Indonesia

Fenomena langka Gerhana Matahari total akan menghiasi langit pada 12 Agustus 2026. Meski Indonesia tidak termasuk wilayah yang dapat menyaksikan secara langsung, masyarakat tetap bisa mengikuti momen bersejarah ini melalui siaran langsung yang disediakan oleh badan antariksa internasional.

Jalur gerhana total kali ini akan melintasi Greenland, Islandia, Spanyol bagian utara, dan Portugal bagian timur laut. Sementara itu, gerhana sebagian akan terlihat di wilayah yang lebih luas, termasuk sebagian Amerika Serikat, Kanada, Eropa, dan Afrika barat laut.

Bagi masyarakat Indonesia, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) akan menyiarkan langsung gerhana ini mulai Rabu (12/8) pukul 13.15 EDT atau Kamis (13/8) pukul 00.15 WIB. Siaran dapat diakses melalui laman resmi NASA di https://www.nasa.gov/live.

Selain NASA, Badan Antariksa Eropa (ESA) juga akan menyiarkan fenomena ini pada waktu yang sama, Kamis (13/8) pukul 00.15 WIB. Siaran ESA dapat disaksikan melalui laman https://watch.esa.int/ atau kanal YouTube resmi ESA.

Siaran ESA akan dilakukan dari Observatorio Astrofísico de Javalambre di Teruel, Spanyol, dan dipandu oleh ilmuwan antariksa serta komunikator sains Maggie Aderin. Puncak siaran terjadi saat fase totalitas berlangsung pada pukul 20.31 CEST atau Kamis (13/8) pukul 01.31 WIB.

Totalitas di Javalambre diperkirakan berlangsung sekitar 1 menit 21 detik, ketika Bulan sepenuhnya menutupi Matahari dan membuat kawasan tersebut gelap sesaat. Siaran ESA akan menampilkan pemandangan gerhana melalui teleskop serta rekaman drone.

Gerhana 12 Agustus menjadi gerhana Matahari total pertama yang terlihat dari daratan Spanyol sejak 1905. Fenomena ini juga menjadi yang pertama dari tiga gerhana Matahari yang akan disaksikan Spanyol hingga 2028.

Direktur Sains ESA, Carole Mundell, mengatakan bahwa gerhana Matahari total adalah momen langka ketika jutaan orang dapat menengadah bersama dan merasakan keajaiban serta rasa ingin tahu. "Ini adalah momen bersama yang menghubungkan kita dengan alam semesta dan mengingatkan kita bahwa keinginan untuk menjelajah dan memahami adalah salah satu kekuatan terbesar umat manusia," ujarnya.

Menurut NASA, gerhana Matahari total berikutnya akan melintasi Spanyol bagian selatan, Afrika Utara, Arab Saudi, dan Yaman pada 2 Agustus 2027.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0