Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Diusulkan Cair Setelah Tanggal 25, Kemenkop Pastikan yang Sudah Kontrak Tetap Dibayar
Kementerian Koperasi mengusulkan gaji manajer Kopdes Merah Putih dibayarkan pada akhir bulan setelah tanggal 25, meski usulan itu masih diproses. Manajer yang telah menandatangani PKWT dipastikan tetap menerima gaji, sementara 26.991 orang sudah berkontrak dan sekitar 17 ribu koperasi telah lolos verifikasi validasi.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) tengah menggodok skema pembayaran gaji bagi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Usulan yang muncul adalah gaji dicairkan pada akhir bulan, tepatnya setelah tanggal 25. Namun, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop Destry Anna Sari menegaskan bahwa jadwal tersebut belum final dan masih dalam proses pengajuan.
"Kita sedang proses diajukan untuk gajian di akhir bulan setelah tanggal 25 atau kalau ini kami sedang proses, ya," ujar Destry dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (16/10).
Di sisi lain, Destry memastikan para manajer Kopdes Merah Putih yang telah menandatangani kontrak kerja tetap menerima gaji. Pembayaran itu tetap dilakukan meskipun koperasi belum beroperasi secara penuh atau fasilitas pendukungnya belum selesai. Menurutnya, manajer yang sudah menandatangani perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) langsung dianggap berhak digaji.
Hingga saat ini, tercatat 26.991 orang telah menandatangani PKWT. Sementara itu, sebanyak 159 orang menolak menandatangani kontrak dan 1.550 orang lainnya terkendala proses administrasi yang melewati batas waktu.
"Yang sudah tanda tangan PKWT sudah dianggap ini, langsung digaji," kata Destry.
Ia menjelaskan bahwa sekitar 17 ribu Kopdes Merah Putih telah melewati proses verifikasi dan validasi (verval) sehingga siap beroperasi. Para manajer pun ditempatkan di koperasi yang telah lolos tahapan tersebut.
Kendati demikian, sejumlah koperasi masih menunggu kelengkapan fasilitas pendukung, seperti kendaraan operasional dan rak barang. Meski fasilitas belum lengkap, para manajer tetap diminta mempersiapkan operasional, termasuk memetakan kebutuhan pasar ritel serta mengonsolidasikan potensi produk lokal yang bisa dipasarkan melalui koperasi.
"Walaupun belum lengkap, tapi dia mempersiapkan operasionalnya itu tadi, kebutuhan permintaan untuk ritelnya bagaimana. Kemudian konsolidasi produk apa yang dimiliki. Teman-teman manajer sudah diberikan peningkatan kapasitasnya, sudah diberikan untuk itu," ujar Destry.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)