China Luncurkan Akademi Militer AI dan Drone, Modernisasi PLA Makin Nyata
China resmi membuka sejumlah unit pendidikan militer baru yang berfokus pada kecerdasan buatan, pesawat nirawak, dan pengawasan disiplin. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) mencapai modernisasi, sekaligus merespons pengembangan teknologi militer Amerika Serikat.
China resmi membuka unit pendidikan militer baru yang berfokus pada kecerdasan buatan (AI), pesawat nirawak (drone), hingga pengawasan disiplin. Pembukaan ini dilakukan pada Rabu (30/9) di tengah upaya Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) mencapai tujuan modernisasinya, menurut laporan South China Morning Post (SCMP).
Universitas Teknik Angkatan Darat PLA membuka beberapa sekolah pada hari yang sama, termasuk Sekolah Tinggi Teknik Nirawak dan Intelijen, Sekolah Tinggi Bintara Pendukung Tempur, dan Sekolah Tinggi Bintara Pendukung Peralatan. Sementara itu, Universitas Pertahanan Nasional (NDU) yang merupakan akademi tertinggi PLA meresmikan Sekolah Tinggi Pengawasan Disiplin, Hukum, dan Politik di kampus Xian, Provinsi Shaanxi.
Selain itu, Universitas Teknik Pasukan Pendukung Logistik Gabungan PLA juga mengumumkan penambahan empat sekolah dan satu institut di bawah naungannya pada hari yang sama. Pendirian Sekolah Tinggi Teknik Nirawak dan Intelijen menyoroti semakin besarnya fokus militer China terhadap sistem tanpa awak dan kecerdasan buatan.
Langkah ini bertepatan dengan pengumuman Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth mengenai rencana membentuk Komando Perang Otonom. Komando tersebut bertujuan mempercepat pengembangan dan pengerahan drone, AI, serta sistem robot di seluruh militer AS.
Pembentukan dua perguruan tinggi bintara yang berfokus pada pelatihan prajurit karier dengan keterampilan teknis dan operasional khusus di tingkat akar rumput menegaskan upaya PLA untuk membangun dan mempertahankan tenaga kerja militer yang lebih profesional.
Sementara itu, Sekolah Tinggi Pengawasan Disiplin, Hukum, dan Politik didirikan di tengah kampanye anti-korupsi besar-besaran di dalam PLA. Komisaris Politik NDU Xia Zhihe dalam upacara peresmian pada Rabu mengatakan bahwa sekolah-sekolah ini akan memikul tanggung jawab penting dalam mendidik personel yang berdisiplin dan berintegritas hukum.
"Sekolah-sekolah ini akan memikul tanggung jawab penting dalam mendidik personel yang berdisiplin dan berintegritas hukum, secara aktif membina lingkungan yang bersih dan jujur, serta secara komprehensif mempelopori fase pembangunan baru," ujar Xia Zhihe.
Pembukaan sejumlah sekolah ini menandai langkah konkret China dalam memperkuat kapabilitas militer melalui pendidikan spesialisasi teknologi dan penegakan disiplin internal.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)