Boikot UEFA, AFC, dan CONCACAF Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026, India Mundur di Tengah Konflik

FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia terancam boikot UEFA, AFC, dan CONCACAF. India mundur setelah konflik FIFA dengan konfederasi tersebut, sementara Indonesia, Filipina, dan Timor Leste tetap mendukung Infantino.

Aug 21, 2026 - 00:57
Updated: 2 months ago
0 0
Boikot UEFA, AFC, dan CONCACAF Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026, India Mundur di Tengah Konflik
Boikot UEFA, AFC, dan CONCACAF Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026, India Mundur di Tengah Konflik

Jakarta, CNN Indonesia -- FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Indonesia kini berada di tengah pusaran konflik politik sepak bola global. Turnamen ini terancam oleh boikot yang dilancarkan UEFA, AFC, dan CONCACAF terhadap FIFA, menyusul perseteruan yang semakin memanas dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Ketegangan ini semakin terlihat jelas setelah India secara resmi membatalkan keikutsertaannya dalam FIFA ASEAN Cup 2026. Federasi sepak bola India (AIFF) mengumumkan keputusan tersebut pada Rabu (12/8), dengan alasan akan menjalani uji coba melawan Brasil. Padahal, sebelumnya India sempat menyatakan persetujuan untuk berpartisipasi dalam turnamen yang digelar FIFA tersebut.

Keputusan India ini dinilai sebagai sinyal kuat adanya dukungan terhadap sikap AFC yang berkonfrontasi dengan FIFA. Kesepakatan uji coba India dengan Brasil baru tercapai pada awal Agustus, setelah memanasnya perseteruan FIFA dengan UEFA, AFC, dan CONCACAF terkait penjualan saham Piala Dunia. Di media sosial, terutama platform X, banyak yang menduga bahwa pembatalan India merupakan bagian dari dorongan AFC untuk melawan FIFA.

Dengan mundurnya India, FIFA ASEAN Cup 2026 menghadapi tantangan besar dalam mencari pengganti. Sejumlah negara telah mengunci jadwal pertandingan internasional pada periode September-Oktober, sehingga peluang untuk mengisi kekosongan menjadi semakin sempit.

Konflik antara FIFA dengan UEFA, AFC, dan CONCACAF semakin menganga setelah Gianni Infantino menolak mundur dari jabatannya, meskipun ketiga konfederasi tersebut telah mengeluarkan surat terbuka yang menuntut pengunduran dirinya. Sebagai respons, ketiga konfederasi itu mengancam untuk tidak ambil bagian dalam seluruh rangkaian kegiatan FIFA yang dipimpin Infantino, termasuk FIFA ASEAN Cup yang menjadi program terdekat.

Namun, sikap ASEAN tidak sepenuhnya sejalan dengan AFC. Federasi sepak bola ASEAN (AFF) yang merupakan anggota AFC tidak sepenuhnya mendukung langkah boikot tersebut. Suara di kawasan ASEAN justru terpecah, dengan beberapa negara secara terbuka memilih berseberangan dengan AFC dan tetap mendukung Infantino, di antaranya Indonesia, Filipina, dan Timor Leste.

Di sisi lain, FIFA ASEAN Cup juga dinilai sebagai produk politik. Turnamen ini digelar FIFA setelah penandatanganan nota kesepahaman dengan pemimpin ASEAN, bukan dengan AFF. Hal ini semakin memperumit situasi, mengingat turnamen ini menjadi ajang pertarungan kepentingan antara FIFA dan konfederasi-konfederasi yang menentang kepemimpinan Infantino.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User