BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 9 Wilayah Indonesia Hari Ini, Dua Provinsi Berstatus Siaga

BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan untuk 6-8 Oktober 2026. Sebanyak tujuh wilayah berstatus Waspada berpotensi hujan sedang hingga lebat, sementara Sumatra Utara dan Kalimantan Utara berstatus Siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat. Meski El Nino kuat dan IOD positif mempertahankan kondisi kering, dinamika atmosfer regional tetap memicu peluang hujan lokal disertai petir dan angin kencang.

Oct 07, 2026 - 00:01
Updated: 8 hours ago
0 0
BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 9 Wilayah Indonesia Hari Ini, Dua Provinsi Berstatus Siaga
BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 9 Wilayah Indonesia Hari Ini, Dua Provinsi Berstatus Siaga

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 6-8 Oktober 2026. Dalam peringatan tersebut, sejumlah wilayah di Indonesia diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat pada Rabu (7/10).

BMKG mencatat ada tujuh provinsi yang berstatus Waspada karena berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat. Wilayah tersebut meliputi Aceh, Sumatra Barat, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, dan Papua Pegunungan.

Sementara itu, dua provinsi lain berstatus Siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat, yakni Sumatra Utara dan Kalimantan Utara. BMKG memastikan tidak ada wilayah yang berstatus Awas maupun mendapat peringatan dini angin kencang pada hari ini.

Meski demikian, kondisi cuaca awal Oktober 2026 masih dipengaruhi El Nino dengan intensitas sangat kuat serta Indian Ocean Dipole (IOD) positif. Kedua faktor ini cenderung mempertahankan atmosfer yang relatif kering di sejumlah wilayah Indonesia.

Dalam Prakiraan Cuaca Indonesia Sepekan Periode 06-12 Oktober 2026, BMKG menjelaskan El Nino sangat kuat masih bertahan di Samudra Pasifik ekuatorial. IOD positif turut mengurangi pasokan uap air dari Samudra Hindia menuju Indonesia bagian barat.

Pada dasarian I Oktober atau periode 1-10 Oktober 2026, sekitar 79,65 persen wilayah Indonesia diprakirakan mengalami curah hujan kategori rendah atau 0-50 mm per dasarian. Sekitar 19,99 persen wilayah berada pada kategori menengah dengan curah hujan 50-150 mm per dasarian, dan hanya sekitar 0,36 persen wilayah yang diprakirakan mengalami curah hujan kategori tinggi atau 150-300 mm per dasarian.

"Dominasi curah hujan kategori rendah tersebut mengindikasikan bahwa kondisi kering masih berpotensi berlanjut di sebagian besar wilayah," tulis BMKG dalam prakiraan tersebut.

Kendati demikian, peluang hujan tetap ada berkat dukungan dinamika atmosfer regional. Gelombang Rossby Ekuatorial diprakirakan aktif di sekitar Samudra Hindia sebelah barat Sumatra, sedangkan Gelombang Kelvin berpotensi memengaruhi Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi bagian selatan, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.

Zona perlambatan dan pertemuan massa udara juga diprakirakan terbentuk di sebagian Sumatra bagian tengah dan utara, Kalimantan bagian tengah hingga timur, Sulawesi bagian utara, serta Papua. Dukungan gelombang atmosfer, suhu muka laut yang relatif hangat, serta pola pertemuan dan belokan angin tersebut dapat membantu pertumbuhan awan hujan.

Oleh karena itu, BMKG mengingatkan bahwa dalam periode sepekan ini hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir maupun angin kencang masih berpeluang terjadi secara lokal. Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama di daerah yang sebelumnya mengalami periode tanpa hujan cukup panjang, mengingat potensi dampak kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan masih perlu diantisipasi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User