Baru Lima Hari Menjabat, Jubir Utama Trump Langsung Diberhentikan
Sekretaris pers Gedung Putih Katie Zacharia diberhentikan hanya lima hari setelah mulai bertugas. Pemecatan terjadi setelah kinerjanya dalam sesi pengarahan pers dikritik dan kualifikasi hukumnya dipertanyakan karena tak lulus ujian pengacara. Kepergiannya membuat Trump kehilangan jubir utama menjelang pemilihan paruh waktu November.
Juru bicara utama Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Katie Zacharia, resmi diberhentikan dari posisi sekretaris pers Gedung Putih. Ia hanya bertahan kurang dari sepekan atau tepat lima hari sejak mulai bertugas pada Senin (12/10).
Dua pejabat Gedung Putih yang berbeda mengonfirmasi bahwa Zacharia kini berada dalam proses transisi keluar dari jabatannya. Selama lima hari bekerja, ia memang menjadi sorotan karena kinerjanya dalam sesi pengarahan pers dan sejumlah wawancara dinilai menuai kritik. Kualifikasinya di bidang hukum juga ikut dipertanyakan publik.
Kepergian Zacharia membuat Trump kehilangan sosok juru bicara penting di tengah periode krusial. Pemecatan ini terjadi sekitar dua minggu sebelum pemilihan paruh waktu November, momen ketika presiden berupaya menonjolkan capaian pemerintahannya sekaligus mendukung kandidat Partai Republik agar tetap menguasai Kongres.
Trump sendiri mengaku telah meminta Zacharia mempertimbangkan kembali apakah ia masih ingin memegang jabatan tersebut. Menurut Trump, tekanan pemberitaan pers yang keras pada hari-hari awal membuat posisi itu tidak mudah dijalani. Ia bahkan menyampaikan hal tersebut secara langsung kepada Zacharia saat hendak meninggalkan Gedung Putih untuk perjalanan akhir pekan.
Zacharia mulai menjabat sebagai jubir Trump pada Senin (12/10), sehari sebelum ia resmi menggelar sesi pengarahan pers pertamanya. Dalam sesi itu, ia mengaku menerima telepon soal posisi sekretaris pers pada 7 Oktober dan ditawari pekerjaan untuk menggantikan Karoline Leavitt. Tak lama kemudian, ia dihadapkan pada pertanyaan seputar pengalaman hukumnya, yang menurutnya mencakup praktik di bidang hukum transaksi internasional.
Namun, laporan Reuters tidak menemukan catatan bahwa lulusan fakultas hukum Pepperdine University itu terdaftar sebagai pengacara atau anggota asosiasi pengacara di negara bagian mana pun di AS maupun di District of Columbia. Dalam wawancara dengan Fox News pada Kamis (15/10), Zacharia akhirnya mengaku tidak lulus ujian profesi pengacara atau bar exam. Di AS, lulusan sekolah hukum tidak dapat berpraktik secara sah tanpa diterima sebagai anggota asosiasi pengacara di negara bagian terkait.
Pada Jumat, Zacharia sempat menyampaikan kepada wartawan di Gedung Putih bahwa ia menantikan kesempatan bekerja sama dengan pihak pers. Sementara itu, Trump dalam wawancara telepon dengan Fox pada hari yang sama menyatakan tidak terburu-buru menunjuk sekretaris pers baru.
Masa jabatan Zacharia yang sangat singkat menjadikannya sebagai sekretaris pers dengan durasi tersingkat dalam sejarah posisi tersebut. Anthony Scaramucci, yang pernah menjabat direktur komunikasi selama 10 hari pada pemerintahan pertama Trump, menyebut rekor memang dibuat untuk dipecahkan. Kendati demikian, ia menegaskan tidak merasa senang melihat penderitaan orang lain.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)