Aksi Rampok Bersenpi di Agam Gagal, Korban Lawan dan Selamatkan Uang Rp 90 Juta

Satreskrim Polresta Bukittinggi mengungkap percobaan perampokan bersenjata api di Simpang Aua Pakan Kamih, Tilatang Kamang, Agam. Korban A (31) melawan saat ditembak kaki, sehingga uang Rp 90 juta berhasil diselamatkan. Satu pelaku ditangkap, tiga lainnya masih diburu. Korban kini dirawat intensif dan polisi mendalami kasus yang viral di media sosial.

Oct 20, 2026 - 16:02
Updated: 17 hours ago
0
Aksi Rampok Bersenpi di Agam Gagal, Korban Lawan dan Selamatkan Uang Rp 90 Juta
Aksi Rampok Bersenpi di Agam Gagal, Korban Lawan dan Selamatkan Uang Rp 90 Juta

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bukittinggi berhasil mengungkap kasus percobaan pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata api yang terjadi di Simpang Aua Pakan Kamih, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, pada Senin (19/10/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Dalam insiden tersebut, seorang terduga pelaku berhasil diamankan, sementara tiga orang lainnya masih dalam pengejaran.

Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi AKP Wiko Satria Afdal, Selasa (20/10/2026), menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban berinisial A (31) bersama ibunya sedang menutup toko. Tiba-tiba empat pelaku datang menggunakan sepeda motor dan mobil. Salah satu pelaku langsung menghampiri korban dan melepaskan tembakan ke arah kaki.

Meskipun terluka, korban berusaha melakukan perlawanan dan berhasil menggagalkan aksi para pelaku. "Saat korban hendak menutup toko, kendaraan para pelaku datang dan langsung mengancam korban serta menembakkan senjata api ke arah kaki korban. Korban berupaya membela diri serta menyelamatkan diri," ujar Wiko.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka tembak pada kaki serta luka di beberapa bagian tubuh. Namun, korban berhasil menyelamatkan uang senilai Rp 90 juta yang dibawanya, sehingga para pelaku gagal membawa kabur uang tersebut. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, meski kondisinya mulai membaik dan sudah dapat berinteraksi.

Wiko mengapresiasi peran aktif masyarakat yang turut membantu korban dan bekerja sama dengan kepolisian dalam mengamankan situasi. Berkat kerja sama tersebut, satu pelaku dapat ditangkap. "Kami saat ini masih terus melakukan pengembangan, pendalaman, serta penyelidikan lebih lanjut terkait tiga orang tersangka lainnya yang diduga terlibat," kata dia.

Polisi juga memastikan akan memburu para pelaku yang belum tertangkap. Kasus ini sendiri sempat terekam kamera pengintai (CCTV) dan viral di media sosial setempat, sehingga menjadi perhatian publik. Penyidik terus mendalami peran masing-masing pelaku untuk mengungkap tuntas tindak pidana tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User