Akhiri Penantian 48 Tahun, Belanda Tunjuk Xavi Hernandez sebagai Pelatih Asing Pertama

Xavi Hernandez resmi ditunjuk sebagai pelatih timnas Belanda menggantikan Ronald Koeman. Legenda Barcelona ini menjadi pelatih asing pertama De Oranje dalam 48 tahun terakhir, setelah terakhir kali dijabat Ernst Happel pada 1978. Xavi menandatangani kontrak hingga Piala Dunia 2030 dan berkomitmen membangun permainan menyerang. Meski karier kepelatihannya belum teruji, ia memiliki hubungan khusus dengan sepak bola Belanda.

Aug 21, 2026 - 00:57
Updated: 2 months ago
0 0
Akhiri Penantian 48 Tahun, Belanda Tunjuk Xavi Hernandez sebagai Pelatih Asing Pertama
Akhiri Penantian 48 Tahun, Belanda Tunjuk Xavi Hernandez sebagai Pelatih Asing Pertama

Jakarta, CNN Indonesia -- Xavi Hernandez resmi diumumkan sebagai pelatih kepala timnas Belanda, menggantikan Ronald Koeman. Keputusan ini menandai babak baru bagi De Oranje, yang untuk pertama kalinya dalam 48 tahun terakhir dipercayakan kepada pelatih asing. Legenda Barcelona itu menandatangani kontrak dengan KNVB hingga Piala Dunia 2030, dengan misi membangun tim yang mengedepankan permainan menyerang dan penguasaan bola.

Penunjukan Xavi menjadi momen bersejarah karena ia adalah pelatih asing pertama yang menangani Belanda sejak Ernst Happel, pelatih asal Austria, membawa De Oranje hingga Piala Dunia 1978. Sebelumnya, Belanda selalu dipercayakan kepada pelatih lokal, namun kini mereka memilih sosok yang dikenal dengan filosofi sepak bola menyerang ala Barcelona.

Xavi mengaku memiliki hubungan emosional yang kuat dengan sepak bola Belanda. Ia dibesarkan di akademi FC Barcelona dengan pengaruh besar dari Johan Cruyff dan Rinus Michels, dua legenda yang identik dengan gaya total football. "Merupakan suatu kehormatan besar untuk menjadi pelatih kepala tim nasional Belanda. Sebagai seseorang yang dibina di akademi FC Barcelona, dengan pengaruh kuat dari, antara lain, Johan Cruyff dan Rinus Michels, saya merasa memiliki hubungan khusus dengan sepak bola Belanda. Bisa dibilang, saya adalah putra sepak bola Belanda," ujar Xavi dalam pernyataan resmi yang dikutip dari laman KNVB.

Selain Cruyff dan Michels, Xavi juga menyebut Louis van Gaal dan Frank Rijkaard sebagai sosok yang membentuk kariernya. Van Gaal bahkan menjadi pelatih yang memberikan debut Xavi di tim utama Barcelona pada 1998. Sebagai pemain, Xavi adalah salah satu gelandang terbaik generasinya, menghabiskan 17 musim bersama Barcelona dengan koleksi delapan gelar liga dan empat trofi Liga Champions. Bersama timnas Spanyol, ia sukses meraih Piala Dunia 2010 serta dua gelar Piala Eropa pada 2008 dan 2012.

Namun, karier kepelatihan Xavi belum sepenuhnya teruji. Ia sempat sukses menangani Al Sadd di Qatar, tetapi kemudian dipecat Barcelona pada Mei 2024 meski berhasil membawa klub Katalan itu meraih gelar La Liga dan Super Spanyol pada 2023. Setelah dua tahun menganggur, Xavi akhirnya menerima tawaran untuk menangani Belanda, sebuah tantangan besar yang akan menguji kemampuannya di panggung internasional.

Dengan pengalaman dan filosofi yang dimilikinya, publik Belanda berharap Xavi dapat membawa kejayaan baru bagi De Oranje. Keputusan ini juga menunjukkan keberanian KNVB untuk keluar dari tradisi dan mencari angin segar demi meraih prestasi di ajang-ajang besar, termasuk Piala Dunia 2030 yang menjadi target utama kontraknya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User