10 Tahun Tak Jumpa, Yuni Akhirnya Bertemu Ibu di Taiwan Berkat Kejutan BRI

Yuni Lestari, pekerja migran Indonesia di Taiwan selama 10 tahun, akhirnya bertemu sang ibu, Suyati, berkat kejutan dari BRI dalam Program Tali Kasih di Festival Budaya New Taipei City. BRI juga memfasilitasi tiket pulang ke Indonesia, sementara Corporate Secretary BRI menegaskan komitmen pendampingan PMI sepanjang perjalanan mereka.

Sep 28, 2026 - 17:44
Sep 28, 2026 - 17:44
 0
10 Tahun Tak Jumpa, Yuni Akhirnya Bertemu Ibu di Taiwan Berkat Kejutan BRI
10 Tahun Tak Jumpa, Yuni Akhirnya Bertemu Ibu di Taiwan Berkat Kejutan BRI

Kerinduan Yuni Lestari (34) kepada keluarganya akhirnya terbayar setelah sepuluh tahun bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mempertemukan Yuni dengan sang ibu, Suyati (54), yang datang langsung dari Pati, Jawa Tengah. Pertemuan penuh haru itu berlangsung dalam rangkaian Festival Budaya di New Taipei City, Taiwan, pada Minggu (23/8), sebagai bagian dari Program Tali Kasih "Teman Seperjuangan BRI".

Keputusan Yuni merantau ke Taiwan bermula dari perubahan kondisi ekonomi keluarganya setelah sang ayah mengalami kecelakaan. Sejak itu, ia bekerja sebagai caregiver dan menggunakan sebagian besar penghasilannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga di kampung halaman.

"Perjalanan saya sebagai PMI juga diwarnai berbagai tantangan. Dalam beberapa pekerjaan sebelumnya, saya sempat menghadapi beban kerja yang cukup berat. Saya sangat tidak menyangka akhirnya bisa bertemu dengan ibu saya. Terima kasih BRI dan Pak Hery Gunardi," tutur Yuni.

Bagi Suyati, momen tersebut menjadi pengalaman yang tak terduga. Ia secara khusus menyampaikan apresiasinya kepada BRI dan seluruh tim yang membantu mempertemukannya dengan sang anak di Taiwan. "Saya tidak menyangka bisa mendapatkan kesempatan ini. Terima kasih kepada Bapak Direktur Utama BRI Hery Gunardi dan seluruh tim BRI yang sudah membantu saya hingga bisa bertemu dengan anak saya di Taiwan. Semoga teman-teman yang sedang berjuang jauh dari keluarga juga selalu diberikan semangat," kata Suyati.

Kejutan untuk Yuni tidak berhenti di situ. BRI turut memfasilitasi tiket perjalanan Taiwan-Indonesia, memberi kesempatan bagi Yuni untuk kembali ke Tanah Air setelah hampir satu dekade meninggalkan keluarga. Kesempatan itu menjadi momen baginya untuk berkumpul kembali dengan keluarga yang selama ini menjadi alasan utama perjuangannya di perantauan.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa Program Tali Kasih "Teman Seperjuangan BRI" merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun kedekatan dengan komunitas PMI. Menurutnya, besarnya kontribusi PMI bagi keluarga di Indonesia perlu diiringi dukungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka selama bekerja di luar negeri.

"Bagi BRI, PMI merupakan teman seperjuangan yang bekerja keras untuk membangun kehidupan yang lebih baik bagi keluarga di Tanah Air. Oleh karena itu, kami ingin kehadiran BRI dapat dirasakan lebih dekat, bukan hanya melalui layanan finansial, tetapi juga melalui perhatian terhadap perjalanan dan kebutuhan mereka," ujar Dhanny.

Melalui program tersebut, BRI menegaskan komitmennya mendampingi PMI tidak hanya saat bekerja dan mengirimkan remitansi ke Indonesia, tetapi juga sepanjang perjalanan mereka mempersiapkan masa depan. Ke depan, BRI mendorong agar penghasilan selama bekerja di luar negeri dikelola lebih produktif melalui peningkatan literasi keuangan, tabungan, investasi, kepemilikan aset, hingga persiapan modal usaha dan pengembangan keterampilan.

"Dengan dukungan ekosistem BRI yang menjangkau berbagai daerah di Indonesia, PMI diharapkan dapat kembali ke Tanah Air bukan hanya membawa hasil dari bertahun-tahun bekerja, tetapi juga memiliki bekal finansial, keterampilan, dan kesiapan untuk membangun sumber penghidupan yang berkelanjutan bagi diri sendiri dan keluarganya," pungkas Dhanny.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0