Zulhas Minta Maaf ke Publik, Program MBG Setahun Penuh Gonjang-Ganjing

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas berbagai masalah yang mewarnai program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama lebih dari satu tahun. Ia mengakui program dengan anggaran terbesar ini masih menghadapi dinamika berat di lapangan. Pemerintah menargetkan perbaikan menyeluruh dalam dua bulan ke depan, termasuk fokus pada penyaluran di daerah 3T dan kelompok rentan.

Aug 18, 2026 - 02:15
Aug 18, 2026 - 02:15
 0
Zulhas Minta Maaf ke Publik, Program MBG Setahun Penuh Gonjang-Ganjing
Zulhas Minta Maaf ke Publik, Program MBG Setahun Penuh Gonjang-Ganjing

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama lebih dari satu tahun terakhir diwarnai berbagai persoalan dan polemik. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jumat (14/8).

Zulhas, sapaan akrabnya, menyoroti bahwa MBG menyerap porsi anggaran terbesar yang dikoordinasikannya, namun pelaksanaannya di lapangan masih menghadapi dinamika yang cukup berat. "Sementara anggaran yang paling besar yang kami koordinasikan itu MBG. Kami minta maaf hampir satu tahun lebih ya gonjang-ganjing luar biasa terjadi di sana-sini," ujarnya.

Selama program berjalan, lintas kementerian menemukan sejumlah kejanggalan dalam operasional MBG. Pemerintah pun telah mengambil langkah tegas untuk menindaklanjuti temuan-temuan tersebut. Zulhas menegaskan bahwa perbaikan menyeluruh terhadap program prioritas pemerintah ini ditargetkan selesai dalam kurun waktu dua bulan ke depan.

"Kami terus-menerus pada waktu itu hampir semua kementerian menemukan beberapa kejanggalan dan sudah diambil tindakan. Dan alhamdulillah sekarang dipimpin yang baru, anak muda, Mas Dar (Kepala BGN Sudaryono), yang terbuka, cerdas ya. Kita minta waktu dua bulan refocusing," tuturnya.

Selama masa perbaikan dua bulan ini, Badan Gizi Nasional (BGN) akan memfokuskan penuntasan penyaluran di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), yaitu Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua, dan Maluku dalam satu bulan ke depan. Selain itu, MBG juga akan lebih menyasar kelompok rentan, mencakup sekitar 11 juta penerima manfaat dari kalangan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, yang ditargetkan selesai dalam rentang satu hingga dua bulan.

Dengan langkah refocusing ini, pemerintah berharap tata kelola dan distribusi program MBG menjadi lebih terarah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat yang membutuhkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0