Wagub Gorontalo Buka Opsi MBG Prasmanan, Siswa Bisa Ambil Makanan Sesuai Takaran

Wagub Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie membuka peluang penerapan sistem prasmanan dalam program Makan Bergizi Gratis di sekolah agar siswa dapat mengambil makanan sesuai kebutuhan. Ia menekankan inovasi penyajian harus diimbangi pengawasan kualitas, kebersihan, dan keamanan pangan, serta konsistensi SPPG dalam menyediakan makanan layak.

Oct 10, 2026 - 08:02
Updated: 10 hours ago
0 0
Wagub Gorontalo Buka Opsi MBG Prasmanan, Siswa Bisa Ambil Makanan Sesuai Takaran
Wagub Gorontalo Buka Opsi MBG Prasmanan, Siswa Bisa Ambil Makanan Sesuai Takaran

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie membuka kemungkinan penerapan sistem prasmanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Menurutnya, model tersebut dapat memberi keleluasaan kepada siswa untuk mengambil makanan sesuai kebutuhan dan takaran masing-masing.

"Tidak menutup kemungkinan Gorontalo juga bisa menerapkan model MBG prasmanan. Kita perlu mencoba dan melihat bagaimana pelaksanaannya. Namun, semuanya tetap harus dalam pengawasan yang baik," ujar Idah di Gorontalo, Sabtu (10/10), mengutip Antara.

Idah menilai inovasi dalam penyajian makanan perlu dibarengi dengan pengawasan ketat terhadap kualitas, kebersihan, dan keamanan pangan. Dengan begitu, pelaksanaan program MBG diharapkan tetap sesuai standar yang berlaku.

Ia juga menyoroti pentingnya konsistensi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menyediakan makanan yang layak bagi para penerima manfaat. Kualitas pelayanan menjadi salah satu aspek yang dinilai oleh Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk peluang memperoleh penilaian bintang bagi SPPG yang memenuhi ketentuan.

Menurut Idah, penyediaan makanan dengan anggaran Rp10 ribu per porsi tetap dapat menghasilkan sajian yang layak apabila dikelola dengan baik. Karena itu, setiap SPPG diharapkan menjaga mutu menu sekaligus memastikan makanan aman dikonsumsi.

Selain mengandalkan pengawasan dari penyelenggara program, Idah meminta pihak sekolah, terutama guru, turut memastikan makanan yang diterima siswa tetap bersih dan aman. Penataan serta penutupan wadah makanan juga perlu diperhatikan selama proses pendistribusian.

Hal itu disampaikan Idah saat meninjau penyajian MBG di SMA Negeri 1 Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (9/10). Dalam peninjauan tersebut, ia melihat langsung menu yang disiapkan SPPG Polres Buludawa di bawah naungan Polda Gorontalo.

Program MBG di sekolah itu melayani 618 penerima manfaat, yang terdiri atas 573 siswa, 35 guru, dan 10 tenaga kependidikan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User