Tujuh Trainset KRL INKA Kembali Layani Bogor Line, Perawatan Rampung Lebih Cepat dari Target

Tujuh trainset KRL iE305/CLI-225 buatan INKA kembali beroperasi melayani Bogor Line mulai 6 Oktober 2026 setelah perawatan rampung empat hari lebih cepat dari target. Bogor Line sendiri merupakan lintas tersibuk dengan rata-rata 435 ribu pelanggan per hari sepanjang Januari-Agustus 2026.

Oct 07, 2026 - 04:02
Updated: 2 days ago
0 0
Tujuh Trainset KRL INKA Kembali Layani Bogor Line, Perawatan Rampung Lebih Cepat dari Target
Tujuh Trainset KRL INKA Kembali Layani Bogor Line, Perawatan Rampung Lebih Cepat dari Target

Tujuh trainset KRL jenis iE305/CLI-225 produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA resmi kembali melayani penumpang di Bogor Line mulai Selasa, 6 Oktober 2026. Rangkaian tersebut kembali berdinas setelah menjalani program perawatan yang selesai lebih cepat empat hari dari target yang ditetapkan.

Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Anne Purba, memastikan seluruh trainset telah melewati tahapan pemeriksaan dan pengujian sebelum dinyatakan siap kembali beroperasi. Menurutnya, percepatan penyelesaian tidak mengurangi standar keselamatan yang menjadi prioritas utama.

"Tujuh trainset yang menjalani program perawatan telah siap dan mulai 6 Oktober kembali mendukung pelayanan masyarakat di Bogor Line. Seluruh program dapat diselesaikan empat hari lebih cepat dari target akhir, dengan tetap melalui tahapan pemeriksaan dan pengujian sebelum rangkaian dinyatakan siap beroperasi," ujar Anne dalam keterangan resmi, Senin (5/10).

Program perawatan tujuh trainset tersebut berlangsung bertahap sejak September 2026 melalui koordinasi antara KAI dan INKA. Trainset terakhir rampung pada 5 Oktober 2026, lebih cepat dari target akhir 9 Oktober 2026. Dari tujuh rangkaian, dua trainset selesai sesuai jadwal, sementara lima lainnya rampung lebih cepat antara satu hingga enam hari dari target masing-masing. Salah satu trainset bahkan selesai enam hari lebih awal, dari target 5 Oktober menjadi 29 September 2026.

Rangkaian yang kembali berdinas merupakan KRL SF12, yakni satu trainset yang terdiri dari 12 kereta. KAI menilai kesiapan rangkaian SF12 penting untuk mendukung kapasitas pelayanan di lintas dengan tingkat mobilitas pelanggan yang tinggi.

Bogor Line sendiri merupakan salah satu lintas tersibuk dalam jaringan Commuter Line Jabodetabek. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, lintas tersebut melayani 105.704.913 pelanggan atau rata-rata sekitar 435 ribu pelanggan per hari.

"Kembalinya tujuh trainset ini menambah kesiapan sarana untuk melayani mobilitas masyarakat di Bogor Line. Percepatan penyelesaian menjadi hasil positif, namun keselamatan tetap menjadi standar utama sebelum setiap rangkaian kembali digunakan dalam pelayanan," imbuh Anne.

Secara keseluruhan, layanan KRL Jabodetabek melayani 277.272.682 pelanggan sepanjang Januari-Agustus 2026, meningkat 6,32 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 260.797.109 pelanggan.

KAI bersama KAI Commuter dan INKA berkomitmen menjaga kesiapan serta keandalan sarana untuk mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat di wilayah Jabodetabek. "Dengan selesainya program perawatan ini, tujuh trainset kembali dapat mendukung kapasitas pelayanan Bogor Line. KAI bersama KAI Commuter dan INKA akan terus menjaga kesiapan serta keandalan sarana untuk melayani mobilitas masyarakat," tutup Anne.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User