Solar Tumpah di Sitinjau Lauik, Antrean Kendaraan Mengular 4 Kilometer dan Pengendara Terjebak 5 Jam
Tumpahan solar di jalur ekstrem Sitinjau Lauik, Panorama Dua, Padang, memicu antrean kendaraan hampir 4 kilometer pada Selasa pagi. Permukaan jalan licin membuat pengendara bergerak hati-hati, sejumlah pengendara tertahan hingga lima jam. Jalur penghubung Padang-Solok ini dikenal memiliki tikungan tajam dan tanjakan curam sehingga gangguan di badan jalan berdampak besar.
Tumpahan bahan bakar solar di kawasan Panorama Dua, jalur ekstrem Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, menyebabkan antrean kendaraan mengular hampir empat kilometer pada Selasa pagi (20/10). Arus lalu lintas di jalur penghubung Padang dengan Kabupaten Solok itu pun terganggu, dengan kendaraan bergerak merayap dan pengendara terpaksa menunggu lama.
Permukaan jalan yang licin akibat tumpahan solar menjadi penyebab utama kendaraan sulit melintas. Pengendara mengurangi kecepatan dan lebih berhati-hati karena khawatir kendaraan kehilangan kendali di titik terdampak. Kondisi ini membuat perjalanan yang biasanya singkat berubah menjadi penantian panjang.
Sejumlah pengendara dilaporkan tertahan hingga sekitar lima jam akibat antrean yang mengular di kawasan tersebut. Salah seorang pengendara mobil, Riki, mengaku perjalanan menjadi sangat melelahkan karena harus bersabar menunggu giliran melewati jalur yang terdampak tumpahan solar.
Menurut Riki, kekhawatiran pengendara melintasi bagian jalan yang licin turut memperlambat arus lalu lintas. Kendaraan tidak dapat melaju seperti biasa karena setiap pengemudi mempertimbangkan faktor keselamatan saat melewati lokasi tersebut.
Sitinjau Lauik dikenal sebagai jalur perbukitan dengan sejumlah tikungan tajam serta tanjakan dan turunan curam. Karakter geografis itu membuat setiap gangguan di badan jalan berpotensi menimbulkan dampak besar terhadap kelancaran lalu lintas.
Tumpahan solar menjadi persoalan serius karena dapat mengurangi daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan. Risiko ini semakin perlu diwaspadai kendaraan yang melintas di jalur menurun maupun saat menghadapi tikungan. Pengemudi diminta menjaga jarak aman, mengurangi kecepatan, dan menghindari pengereman mendadak.
Antrean yang mencapai hampir empat kilometer menunjukkan besarnya dampak gangguan di Panorama Dua. Kepadatan tersebut berpotensi menghambat perjalanan masyarakat serta distribusi barang yang melintasi jalur Padang menuju Solok dan arah sebaliknya.
Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata, menjadi pihak kepolisian yang dapat dimintai keterangan terkait penanganan gangguan lalu lintas tersebut. Hingga informasi ini disusun, keterangan resmi mengenai proses pembersihan tumpahan solar, kondisi terkini arus lalu lintas, dan langkah penanganan di lokasi masih perlu dikonfirmasi.
Penanganan tumpahan solar menjadi penting untuk memastikan permukaan jalan kembali aman dilalui. Selain membersihkan material yang membuat jalan licin, pengaturan lalu lintas diperlukan agar kendaraan dapat melintas secara bertahap tanpa memperpanjang kemacetan. Pengendara yang melintasi Sitinjau Lauik diimbau meningkatkan kewaspadaan, mematuhi arahan petugas, dan tidak memaksakan kendaraan melewati bagian jalan yang masih licin.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)