Serangan Houthi ke Arab Saudi Meningkat, Kemlu RI Minta WNI Tingkatkan Kewaspadaan

Kementerian Luar Negeri RI mengimbau WNI di Arab Saudi meningkatkan kewaspadaan menyusul meningkatnya serangan drone dan rudal milisi Houthi ke sejumlah wilayah Saudi, termasuk Bandara Internasional Abha dan Bandara King Khalid Riyadh. KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah terus memantau situasi, dan hingga laporan terakhir belum ada WNI yang terdampak langsung.

Oct 09, 2026 - 20:02
Updated: 8 hours ago
0 0
Serangan Houthi ke Arab Saudi Meningkat, Kemlu RI Minta WNI Tingkatkan Kewaspadaan
Serangan Houthi ke Arab Saudi Meningkat, Kemlu RI Minta WNI Tingkatkan Kewaspadaan

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengeluarkan imbauan kepada seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi untuk meningkatkan kewaspadaan. Imbauan ini menyusul eskalasi serangan milisi Houthi yang menggempur sejumlah wilayah di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, menyatakan bahwa pihaknya terus mencermati perkembangan situasi keamanan di Arab Saudi, terutama setelah meningkatnya serangan drone dan rudal. Menurut Heni, KBRI Riyadh telah menerbitkan imbauan resmi kepada seluruh WNI di Arab Saudi.

"KBRI Riyadh juga telah menerbitkan imbauan kepada seluruh WNI di Arab Saudi untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menghindari lokasi yang berpotensi menjadi titik kerawanan, membatasi perjalanan yang tidak mendesak, serta mematuhi arahan otoritas setempat," kata Heni dalam rilis resmi pada Jumat (9/10).

Heni menambahkan bahwa WNI juga diminta untuk terus memantau informasi resmi dari Pemerintah Arab Saudi maupun perwakilan RI. Kemlu bersama KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah berkomitmen terus memantau perkembangan situasi serta mengambil langkah-langkah pelindungan yang diperlukan untuk memastikan keselamatan WNI.

Serangan Houthi dalam beberapa hari terakhir menyasar sejumlah fasilitas strategis di Arab Saudi, termasuk Bandara Internasional Abha dan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Akibat serangan tersebut, tiga warga negara asing dan 36 orang lainnya mengalami luka-luka. Serangan juga menyebabkan gangguan operasional di Bandara Internasional King Khalid Riyadh.

Meski situasi keamanan memanas, Heni memastikan bahwa hingga laporan terakhir yang diterima Kemlu dari KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah, belum ada laporan mengenai WNI yang terdampak langsung akibat perkembangan situasi keamanan tersebut.

Kedua perwakilan RI tersebut terus melakukan pemantauan dan menjalin komunikasi dengan komunitas WNI di wilayah kerja masing-masing. Langkah ini dilakukan guna memastikan keselamatan dan keamanan WNI di tengah situasi yang tidak menentu.

Kemlu RI mengingatkan WNI di Arab Saudi untuk tidak mengabaikan imbauan yang telah disampaikan. Kewaspadaan dan kepatuhan terhadap arahan otoritas setempat menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan diri dan keluarga selama situasi keamanan belum sepenuhnya kondusif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User