Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.889 per Dolar AS, Analis Beberkan Pemicunya
Nilai tukar rupiah ditutup menguat 18 poin atau 0,10 persen ke level Rp17.889 per dolar AS pada perdagangan Selasa (6/10) sore. Penguatan ini sejalan dengan mayoritas mata uang Asia dan didukung koreksi indeks dolar AS serta yield US Treasury menjelang risalah FOMC. Analis menyebut investor masih wait and see menanti data ekonomi penting Indonesia pekan ini.
Nilai tukar rupiah berhasil menutup perdagangan Selasa (6/10) sore di level Rp17.889 per dolar AS. Posisi tersebut mencerminkan penguatan 18 poin atau 0,10 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan rupiah senada dengan mayoritas mata uang Asia yang juga menguat terhadap dolar AS. Won Korea Selatan terapresiasi 0,10 persen, dolar Singapura menguat 0,05 persen, dan ringgit Malaysia naik 0,01 persen.
Meski demikian, tidak semua mata uang Asia bernasib sama. Peso Filipina turun 0,22 persen, yen Jepang melemah 0,17 persen, dolar Hong Kong terkoreksi 0,01 persen, dan yuan China turun 0,02 persen.
Sementara itu, mata uang utama negara maju bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Euro Eropa menguat 0,12 persen, poundsterling Inggris naik 0,11 persen, dan dolar Australia terapresiasi 0,07 persen. Di sisi lain, franc Swiss melemah 0,20 persen dan dolar Kanada turun 0,06 persen.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa rupiah ditutup menguat tipis terhadap dolar AS seiring koreksi indeks dolar AS dan imbal hasil (yield) US Treasury.
"Rupiah ditutup menguat tipis terhadap dolar AS, didukung oleh koreksi pada indeks dolar AS dan yield Treasury menjelang risalah pertemuan FOMC (FOMC minutes) besok, di mana investor mengantisipasi nada dovish The Fed menyusul serangkaian data ekonomi AS yang lebih lemah," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.
Dari dalam negeri, Lukman menambahkan bahwa investor masih cenderung bersikap wait and see menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting Indonesia pada pekan ini.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Wow
0
Sad
0
Angry
0
Comments (0)